S emakin dalam terlibat website development, semakin tahu bahwa ada banyak isu dalam membangun website yang tidak Anda tahu. Setidaknya selalu ditemukan isu baru dan masalah tidak ada habisnya. Untuk pemula boleh jadi ia hanya berkutat dengan file-file (jenis php, .swf, .css, .tpl, jQuery et cetera) yang membangun struktur website, melibatkan HTML, CSS, Javascript dan aspek website engineering lain untuk menghasilkan tampilan akhir web page.
Tetapi Untuk terlibat lebih jauh di dunia website design, Anda harus menangani database website. Diperlukan pemahaman dalam penggunaan phpMyAdmin, MySQL dan apa saja yang ditawarkan oleh control panel.
Misalnya Anda mengelola website dengan hosting sendiri, maka task eksporimpor tabel atau database di hosting adalah pekerjaan paling sering dilakukan. Bagaimanakah mengelola file database di hosting?
Berikut ini operasi dasar yang bisa dilakukan pada menu phpMyAdmin cPanel web hosting.
Operasi Database
Basis kerja operasional Database control Panel adalah nama-nama database yang tampak pada kolom sebelah kiri paling atas laman utama phpMyAdmin. Anda bisa menambahkan operasi atau penghapusan database di halaman ini. Berikut ini operasi dasar database yang sering dilakukan.
Export dan Import Tabel Database antar Website
Anda memiliki beberapa website dan Anda ingin copy tabel-tabel yang relevan suatu database ke database lain pada website berbeda yang Anda miliki, maka silahkan buka tutorial : Export Import Tabel Database.
Menambahkan Database Baru
Sintaksnya :
CREATE DATABASE <nama_database>;
Menambahkan Tabel Baru
Sintaksnya :
CREATE TABLE <nama_tabel (field dan typenya)>;
Misalnya, Anda ingin menambah tabel baru dengan nama [alamat] yang berisi field berikut ini :
[nim], [alamat], [no]_[telp] dan [no_hp]
Sintaksnya :
CREATE TABLE alamat (nim INT (8) primary key NOT NULL, alamat
VARCHAR (75) NOT NULL, no_telp VARCHAR (10), no_hp
VARCHAR (14));
CATATAN Perhatikan bahwa type data untuk no_telp dan no_hp menggunakan varchar bukan integer. Hal ini dilakukan agar nilai 0 pada awal data misalnya pada input data : 08164669720) tidak dibuang karena type data integer akan membuangnya.
Hasilnya seperti di bawah ini :
Menambah Field Baru pada Tabel Database
Sintaksnya :
ALTER TABLE <nama_tabel> ADD <field_baru dan diikuti dengan typenya>
Anda mau menambah field baru[jurusan] ke tabel mhs (lihat gambar) di atas,.maka masukkan perintah :
ALTER TABLE mhs ADD jurusan CHAR(2) NOT NULL;
Hasilnya :
Namun cara yang lebih mudah tanpa Anda harus mengetikkan perintah di atas adalah dengan menekan menu “Structure” pada navigasi menu horizontal seperti gambar di bawah ini :
Perhatikan pilihan operasi penambahan field (atau column) di bawah tabel. Pilih saja penempatan field : Pada bagian awal tabel atau bagian akhir tabel atau field baru sesudah field tertentu. Kemudian Klik GO. Terakhir isi kotak-kotak yang disediakan dengan isian relevan. Kurang lebih seperti gambar di bawah ini.
Demikian juga dengan operasi database lainnya Anda akan lebih mudah memanfaatkan menu utama horizontal pada halaman utama Database di atas.
Apakah ingin migrasi dari Free hosting (Blogspotblogger atau WordPress) ke domain dan hosting berbayar untuk websiteblog? Jika YA, perlu beli domain dan sewa hosting? Saran saya hubungi http://astralhost.net karena pasca pembelian paket tersebut, saya bisa konsultasi gratis hingga sekarang ini (dalam 2 tahun terakhir). Kemudian apa yang harus dilakukan?
Setelah membeli paket domain plus hosting, langkah selanjutnya mengelola hosting via control panel agar situs dapat ditampilkan. Anda dituntut familiar dengan menu-menu cPanel.
Control Panel (atau cPanel) adalah Panel pengendalian web hosting yang memberikan tampilan grafis dan peralatan automasi yang dibuat untuk memudahkan proses hosting suatu website.
cPanel menggunakan 3 level struktur untuk memberikan fungsi administrator, agen, dan pemilik website untuk mengatur berbagai macam aspek dari website dan administrasi server.
Sebelum membeli cermatilah fitur hosting yang ditawarkan.
Selain memberi Guide User Interface [GUI] untuk kemudahan pemakai, cPanel dilengkapi perintah teks berdasar API untuk memudahkan vendor software pihak ke-3, organisasi web hosting dan developer untuk automasi sistem standar proses administrasinya.
Cek email. Ketika membeli web hosting + domain, anda menerima beberapa email berisi informasi mengenai order hosting dan domain, konfirmasi pembayaran dan pengaturan hosting dan domain.
Baca dengan seksama setiap email dari penyedia jasa web hosting. Silahkan periksa nama website untuk memastikan apakah website Anda siap digunakan. Jika tertulis index of/ berarti website siap digunakan namun belum ada isinya.
Login ke website dengan mengetikkan pada browser http//www.nama-situs-anda.com/cpanel jika Anda membeli paket hosting + domain. Tapi bila hanya membeli paket hosting tanpa membeli nama domain, maka Anda hanya bisa masuk dengan ketikkan nama IP server hosting seperti ini xxx.xxx.xxx.xxx/cPanel. Alamat IP ini tercantum dalam email yang Anda terima.
Login dengan username dan password seperti yang tertera pada email. Jika berhasil, akan ditampilkan menu cPanel.
Menu cPanel ini yang nantinya untuk mengatur website. Anda cek lebih dahulu keberadaan fasilitas email, FTP, statistik web, backup sampai dengan aplikasi web server pendukung lain. apakah sesuai dengan yang dijanjikan atau belum. Jika tidak, Anda bisa komplain ke penyedia jasa web hosting.
Langkah berikutnya menginstal aplikasi web server seperti WordPress, Joomla, Web Forum etc. sesuai dengan rancang bangun website.
Jika berencana membuat sendiri, Anda bisa langsung upload melalui FTP.
Untuk instal aplikasi web server diatas, bisa menggunakan Fantastico atau Softaculous yang tersedia di menu cPanel pada section Software.
Contoh kali ini kita install aplikasi web Wordpress menggunakan Softaculous. Dukungan template dan plugin WordPress sangat melimpah untuk kemudahan operasional.
Saat menginstal WordPress pastikan direktori program yang Anda install ada pada direktori utama, yaitu di www(dot)nama-situs-anda(dot)com.
Setelah install aplikasi WordPress, selanjutnya mengisi dengan berbagai content posting. Login dengan ketik http//www.nama-situs-anda/wp-admin/.
Setelah itu Anda login menggunakan username dan password ketika Anda membuat WordPress.
Ingat! username dan password yang anda buat di WordPress berbeda dengan username dan password cPanel.
Jika belum familiar dengan WordPress, cari tutorial di google.com dengan keyword “tutorial wordpress”. Sekarang, website Anda bisa digunakan. Silahkan buka http//www.nama-situs-anda.com
Untuk membuat email website seperti admin@nama-situs-anda.com, support@nama-situs-anda.com dan sebagainya, Anda bisa membuat di menu mailcPanel.
Klik Email Accounts. Pada menu tersebut bisa dibuat email dengan username, password dan kapasitas penyimpanan yang anda tentukan sendiri. Penyedia jasa web hosting men-support untuk membuat email accounts tanpa batasan. Anda bisa bikin mailinglist, autoresponder email, forwarding email etc.
Untuk upload file ke website bisa dilakukan dengan mengirimkan via FTP (File Transfer Protocol). Untuk melakukannya, terlebih dahulu anda membuat FTP accounts di menu Files pada cPanel. Maka anda bisa bertukar file dari computer ke website Anda.
Meskipun sudah ada program File Manager pada cPanel, sayang! performa kurang bagus. Dengan FTP Client proses transfer file bisa dilakukan dengan cepat dan mudah. Program FTP free dan mudah dipakai yaitu FileZilla. Untuk download CARI SENDIRI DI GOOGLE.
Setelah download dan install, lakukan login dengan FTP account, Pastikan alamat server website benar. Setelah login, Anda hanya perlu drag file yang ingin di-upload/download.
Untuk backup website, gunakan menu Files pada cPanel dan pilih Backup Wizard. Backup Wizard merupakan fasilitas pembuat backup file agar kapan saja saat server bermasalah file website tidak hilang. Sebaiknya backup dilakukan minimal sebulan sekali. Setelah backup file situs, selanjutnya di-download.
Untuk melindungi website dari pencurian data, sebaiknya keamanan data diatur melalui menu security pada cPanel. Anda bisa blokir IP address yang kerap digunakan hacker untuk menyerang situs anda.
Tahap akhir dalam mengelola cPanel adalah memeriksa statistik sehingga dapat diketahui:
– Kapasitas Bandwidth dan Space yang telah dihabiskan.
– History pengunjung secara lengkap, meliputi : rekap pengunjung harian, mingguan dan bulanan, IP pengunjung, jumlah halaman yang di klik, etc.
– Tersedia statistik yang dapat membantu anda menganalisis kunjungan website.
Menu statistik cPanel : Latest Visitors, Bandwidth, Raw Access logs, analog stats, error log, choose log program dan awstats. Program awstats banyak digunakan karena menunya lengkap.
Demikian gambaran umum pengelolaan hosting via cPanel. Menu cPanel masing-masing penyedia jasa web hosting berbeda. Maka perlu mencoba demonya sebelum membeli.
Administrator toko online tentu harus melakukan banyak hal untuk kelangsungan bisnis online – salah satunya adalah terkait dengan database website.
Lalu bagaimana jika :
Anda ingin melakukan "copy table" baik struktur maupun isinya suatu database ke database lain diantara beberapa toko online milik Anda.
Jika Anda mengelola website dengan hostingsendiri, maka pekerjaan export - import database di hosting adalah pekerjaan yang tidak pernah terlewatkan. Karena itulah sebaiknya Anda mengetahui bagaimana cara melakukan export dan import file database di hosting.
Demikian juga untuk web developer atau web designer, Anda haruslah serius dengan pekerjaan di dunia website dan pengelolaan Database akan menjadi nyawa profesi Anda yang sangat berharga.
Contoh kasus
Anda ingin bikin suatu website, dimulai dengan bikin desain web terlebih dahulu di computer. Kemudian desain web yang baru saja Anda buat harus di upload ke hosting, maka dalam proses upload selain file-file program dari website yang perlu dipindahkan ke hosting, juga perlu memindahkan database dari computer atau localhost ke database di hosting server internet.
Proses pemindahan file database dari computer atau laptop atau dari suatu Database hosting dinamakan dengan export.
Proses pemindahan file database ke hosting di internet dinamakan import.
Kasus lain adalah jika Anda ingin melakukan backup terhadap file database di hosting, maka Anda harus melakukan import database.
Proses backup sangat diperlukan untuk mengantisipasi kerusakan terhadap file database di hosting, jika kerusakan terjadi, maka masih ada cadangannya.
Export Database
Login control panel hosting, selanjutnya klik icon menu MySQLDatabase pada control panel.
Klik program phpMyAdmin (Terletak di bagian bawah halaman MySQL Account Maintenance)
Pilih Database untuk di export (Database terletak di kolom sebelah kiri halaman phpMyAdmin)
Kemudian cari dan klik menu export dilanjutkan dengan memilih tabel tabel yang mau di export, jika ingin export semua tabel, pilih semua tabel (Custom : display all possible options). Sehingga akan membuka opsi custom lain (lihat kedua gambar di bawah ini).
Untuk tipe compression, pilih None. Ini artinya type file dalam bentuk SQL
CATATAN Untuk pilihan Zipped jika Anda menginginkan file database disimpan dalam bentuk zip Dan pilihan Gzipped jika Anda ingin file database dimampatkan dalam bentuk gzipped
Pilihlah SQL untuk pilihan Format file (lihat gambar di atas).
Untuk pilihan Dump Table pada format SQL option, pilih sesuai kebutuhan, ada 2 bagian utama disini, yaitu structure dan data. Anda boleh memilih diantara 3 opsi :
* Data saja atau ** Struktur saja atau *** Opsi Data dan Struktur
Klik Go
Selanjutnya lakukan Save as File harus dicek jika anda ingin menyimpan database dalam bentuk file. Atau pada opsi Save as biarkan saja apa adanya
File name template, diisi dengan nama file, atau biarkan saja jika anda ingin nama file dalam bentuk default artinya sesuai dengan nama sebelumnya.
Import Database
Login control panel hosting, dan klik icon menu MySQLDatabase pada control panel Anda.
Cari program dan klik phpMyAdmn
Cari menu import (klik Browse), jika tidak ada dapat pake menu SQL, Pilih File SQL hasil dari export file (file yang mau di import)
Istilah lebih tepat adalah sewa hosting dan domain name untuk website daripada beli karena kita bayar tahunan. Setelah “beli” paket, untuk LOGIN ketik di browser :
http//www.nama-situs-anda.com/cpanel
eg. http//www.bajuditoko.com/cpanel atau ketik URL cPanel – http//184.17X.129.XX:2082/
Jika beli paket hosting tanpa domain, Anda hanya bisa LOGIN dengan ketik IP server hosting. Contohnya seperti xxx.xxx.xxx.xxx/cPanel. Alamat IP tersebut ada dalam email yang Anda terima.
Yang pertama harus dilakukan setelah transfer uang adalah check email. Anda akan menerima beberapa email berisi info order hosting dan domain, konfirmasi pembayaran dan cara setting. Selanjutnya, silahkan mengeksplorasi agar Anda familiar dengan apa saja tentang Control Panel.
Control Panel
Setelah LOGIN, muncul laman Getting Started Wizard semacam tutorial web hosting dan setting Control Panel. Pilih Jump to Section menu drop-down. Lakukan eksplorasi menu Jump to Section.
Language
Fitur ini untuk memilih bahasa default interface cPanel. caranya:
Pilih bahasa
Klik Change.
Introduction to Web Hosting
Berisi info tentang Web Hosting, seperti direktori harddisk, penempatan file Website, penamaan file index, File Manager, Web Disk, FTP Account et cetera. Disarankan membaca secara keseluruhan.
Web Disk Accounts
Fungsi aplikasi Web Disk untuk :
mengatur dan manipulasi file menggunakan interface Sistem Operasi computer
Dengan Web Disk memungkinkan Anda memindahkan, menghapus atau menambahkan file baru ke server, semudah Anda lakukan di computer.
Cara login :
Klik tombol Access Web Disk.
Pilih OS : Windows®, Mac®, atau Linux.
Pilih OS dan versi sesuai dengan computer Anda.
Klik GO untuk download file script.
Buka dan jalankan file script.
Accept certificate.
Setelah konfigurasi selesai akan muncul jendela baru berisi file-file Wesite. Anda bisa mengatur seperti halnya mengatur file komputer. Setelah menambahkan akun Web Disk, Anda bisa mengakses dengan klik tombol Access Web Disk di halaman Web Disk, mengubah atau hapus password dan protek direktori.
New Email Account Setup
Fitur ini untuk setup akun email baru. Cara membuat :
Ketik alamat email yang diinginkan.
Jangan lupa memilih domain yang sesuai.
Ketik password pada field Password.
Boleh menggunakan Generate Password (Pembuat password).
Ketik password sekali lagi.
Tentukan kapasitas space maksimum pada bidang Mailbox quota.
Ingat: Setting ini optional.
Klik CREATE
Set Default Address
Alamat email ini akan menerima setiap email invalid yang ditujukan ke domain Anda. Berikut ini cara setup Default Address (disebut juga “catch-all address”) :
Pilih salah satu opsi :
Discard with error to sender — Isi dengan pesan error yang akan dikirim ke pengirim email.
Forward to email address — Isi dengan alamat email yang akan Anda gunakan untuk menampung email.
Anda juga bisa klik Advanced Optionsuntuk :
Meneruskan email ke sistem account Anda.
Menolak email tanpa automatic response. (Tidak disarankan, karena pengirim tidak tahu kalau alamat email yang dituju salah.)
Secara otomatis meneruskan email ke suatu program, misalnya /home/$utility, pada bidang Pipe to a Program.
Klik Change.
Klik Next Step.
NOTE
Jika domain Anda menjadi target spam, forward email ke default address akan menghasilkan banyak email spam di mailbox Anda.
Webmail
Webmail memungkinkan akses email dengan web browser seperti IE® or Safari®. Keuntungannya, Anda bisa akses email dari computer mana saja yang terkoneksi Internet. Cara menggunakan Webmail :
Klik Access cPanel Webmail.
Isikan password.
Pilih Webmail client.
Email account akan dibuka melalui browser. Dengan webmail Anda bisa membaca email-email, membuat atau menjawab email. Anda juga bisa login ke Webmail (tanpa mengakses cPanel) dengan mengetik https://domain:2096 ke Web browser, ganti “domain” dengan domain Anda.
Setelah selesai konfigurasi Webmail, kembali ke layar cPanel dan klik Next Step
NOTE Untuk membuat shortcut, drag link Access cPanel Webmail ke desktop atau Bookmarks toolbar.
Contact Information and Preferences
Dengan fitur ini Anda bisa menentukan address email yang akan menerima informasi jika ada update di server. Alamat ini berfungsi sebagai contact point untuk pemberitahuan terkait Website Anda. Disarankan mengisi alamat email lain yang berbeda dengan address email domain, agar tetap dapat menerima pemberitahuan dari support Web Hosting jika ada masalah server.
CARA SETTING
Isi alamat email yang akan dijadikan kontak Anda (berbeda dengan alamat email domain).
Isi alamat email lain (optional).
Gunakan 3 checkbox sesuai pilihan Anda. Email akan dikirim ketika :
Your disk quota is almost full : Artinya “Space yang digunakan hampir penuh.” Space sudah penuh akan menyebabkan Anda tidak bisa mengubah file dan juga tidak bisa mengirim atau menerima email. Segera hapus file tidak terpakai atau upgrade ke paket hosting lebih tinggi.
Your bandwidth is reaching its limit : Artinya trafik bandwidth yang digunakan telah mencapai batas maksimum. Akibatnya Website tidak bisa diakses. Solusinya upgrade packet hosting atau menunggu hingga awal bulan agar website bisa diakses kembali.
Your email accounts approach the quota : Artinya ada salah satu account email yang quota space hampir penuh. Hapus email tidak perlu, tambah quota email atau upgrade hosting.
SAVE.
Style
Beberapa style tampilan bisa dipilih, termasuk style untuk browser mobile (pergi ke menu Preferences).
Untuk mengubah style, klik tombol Switch Style to … Next Step
Manage SSH Keys
Key publik dan pribadi diciptakan bersama-sama untuk digunakan selama proses Login / Otentikasi. Key publik berada di Server (lokasi terpencil) Key pribadi berada di computer/server. Saat Anda login ke server, key publik dan pribadi dibandingkan. Jika "cocok", Anda diizinkan login ke lokasi server.
Note: SSH keys digunakan untuk otentifikasi ke layanan SSH seperti terminal SFTP atau SSH jika fitur-fitur “enabled” untuk account Anda.
Congratulations! You have successfully completed the Getting Started Wizard. Click the Home button in the top left corner of this page to begin using Control Panel to manage your website.
Desain website ingin dirancang sendiri, Anda lebih dahulu harus membuat database untuk menampung website yang dibuat. Secara umum jika berurusan dengan sistem informasi, maka tidak lepas dari database. Metode pembuatan database sangat banyak diantaranya melalui aplikasi MySQL Database. Kita harus membuat database terlebih dahulu sebelum menginstall CMS, misalnya CMS webstore platform Opencart, toko online Prestashop dan Joomla.
Membuat Database Baru langsung di halaman PHPMyAdmin tidak bisa Anda lakukan tetapi harus melalui aplikasi MySQL Database.
Please note that you can not create a database directly through cPanel->PhpMyAdmin due to the lack of user privileges.
Membuat Database
Untuk membuat database baru berikut ini caranya:
Lakukan navigasi cPanel ----> MySQL Database
Klik Create New Database. Masukkan nama Database (misalnya “test”) New Database text. Kemudian klik tombol Create Database.
Nama database (“test”) selalu didahului “cPanel username.”
Sebagai contoh, jika cPanel user name Anda adalah user. Seperti disebutkan diatas, database yang Anda buat namanya test. Maka nama database menjadi :
user_test
Lihat nama database diatas. Control Panel akan menambahkan prefix username_ Karena Anda menggunakan nama usernya adalah “user”maka prefix nama database Anda :
user_
Dan nama mysql database-nya menjadi ------ > user_test Untuk melihat hasilnya, lakukan navigasi ke:
cPanel->PhpMyAdmin tool
Dan buka saja database terbaru dan akan terlihat masih kosong karena belum ada tabel apapun.
Menghubungkan User dengan Database
Untuk menghubungkan Anda sebagai pengguna dan database Anda diperlukan PHP. Untuk itu Anda harus membuat username dan password untuk akses ke database. Anda bisa menggunakan menu Create User untuk penambahan username seperti gambar di bawah ini:
Untuk menghubungkan user ke database , dengan cara pilih user-nya, kemudian pilih database-nya pada menu Drop-Down seperti pada gambar di atas. Untuk menyimpan klik tombol ADD. Kemudian muncul jendela Privileges (defaultnya adalah All), kemudian klik Add User to Database.
Setelah itu, akan muncul koneksi baru yang bisa Anda gunakan di script PHP maupun script Perl.
Misalnya saya gunakan nama sebagai user (pengguna) database :
testinguse
Nama sebagai pengguna database – yaitu user : testinguse – adalah sesuatu yang berbeda dan harus dibedakan dengan& cPanel user name Anda - yaitu user : user test adalah nama database user adalah nama sebagai pengguna cPanel testinguse adalah nama sebagai pengguna database Maka semua bisa diilustrasikan sebagai berikut : Users in test user_testinguse (Privileges: ALL PRIVILEGES)
Connection Strings Perl $dbh = DBI->connect(”DBI:mysql:user_test:localhost”,”user_testinguse”,”"); PHP $dbh=mysql_connect (”localhost”, “user_testinguse”, “”) or die (’I cannot connect to the database because: ‘ . mysql_error()); mysql_select_db (”user_test”); .
Ilustrasi diatas menyatakan bahwa, saya sebagai pengguna database dengan identitas :
user_testinguse
menghubungkan user_testinguse agar terkoneksi ke database user_test
Tambahan
Jika Anda sudah memiliki file sql dan ingin meng-upload data sql Anda, caranya : 1. Silahkan klik phpmyadmin pada bagian paling bawah. 2. Setelah masuk ke phpmyadmin, pilih database yang digunakan. 3. Pada halaman sebelah kanan, pilih menu Import , browse file sql dari computer Anda. 4. Klik Go untuk melanjutkan.
Jika import anda sukses, akan muncul laporan :
“Import has been successfully finished”
Anda juga bisa menggunakan phpmyadmin untuk mengelola administrasi database, seperti : melihat data, query sql, export-import tabel, rename, etc.
Website minus database adalah omong kosong, demikian juga database website jika tidak ada tabel Query maka website tidak ada apa-apanya. Saat pertama bikin database dengan aplikasi MySQL pada Control Panel (sebelum bikin website), database tersebut masih kosong dan harus membuatkan banyak tabel untuk menjadikannya sebagai "rumah" bagi website.
Jika menggunakan template website pihak luar, Anda tidak perlu membuat tabel, karena saat menginstal otomatis juga mengimport tabel-tabelnya. Anda hanya perlu membuat database baru sebelum menginstal template website.
Anda mungkin perlu ekspor dan impor tabel atau bahkan membuat tabel sendiri. Untuk itu Anda perlu tahu bagaimana mengelola database beserta tabelnya.
Klik pilihan menu "Create Table on Database" user_test
Sehingga akan tampak halaman seperti ini :
Masukkan nama tabel dan jumlah field.
Klik tombol Go untuk menyimpan.
Pada screen halaman pembuatan tabel, masukkan nama-nama "field" yang diinginkan beserta “properti yang sesuai.”
SAVE
Corresponding Properties of Table
Anda harus memilih jenis data yang akan disimpan dalam field. Detail tentang opsi yang mungkin dapat ditemukan dalam dokumentasi resmi MySQL Data Types. Properti terkait tabel meliputi:
Length/Values
Masukkan panjang field. Jika tipe field "enum" atau "set", masukkan nilai menggunakan format ini: 'a','b','c'...
Collation
Pick the data collation for each of the fields.
Attribute
Atribut yang boleh digunakan : BINARY – pemeriksaan field berupa binary, sebagai contoh utf8_bin; UNSIGNED - bidang nilai numerik berupa nilai positif atau 0; UNSIGNED ZEROFILL - bidang nilai numerik berupa nilai positif atau 0, dan mengarahkan nol ditambahkan ke suatu angka; ON UPDATE CURRENT_TIMESTAMP – nilai untuk field tipe data memiliki “current timestamp” karenanya nilainya default, dan otomatis ter-update;
Null
Di sini Anda menentukan apakah nilai kolom dapat menjadi NULL. Lebih lanjut tentang nilai NULL dapat ditemukan dalam MySQL documentation yang sesuai.
Default
Property ini membolehkan Anda mengatur nilai default untuk field tertentu.
Extra
Dalam Extra property, Anda dapat menentukan apakah nilai field merupakan auto-increment. The radio buttons that come below define whether there is an Index defined for the particular field and specify the Index type.
Comments
Anda bisa menambahkan komentar, yang di dalamnya termasuk database sql code. Akhirnya Anda dapat menyertakan tabel komentar dan memilih Storage Engine MySQL dan Collation-nya. Setelah Anda siap, klik tombol Save.
Jika mau menambahkan lebih banyak Field, Anda harus tentukan spesifikasi dan jumlah field. Jika selesai klik GO. Hasilnya: tabel database yang sudah diubah beserta “corresponding MySQL query.”
Selanjutnya mengisi tabel dengan data.
How to Add Content in a Database Table?
Untuk menambahkan records ke tabel, lakukan langkah ini :
klik tab Insert.
Masukkan data ke field yang sesuai.
Klik GO untuk menyimpannya.
Pada bagian paling bawah terlihat menu drop-down berlabel Restart insertion with x rows. Anda dapat memilih jumlah baris + data dan sekaligus disisipkan. Secara default nilainya 2. Pengabaian kotak centang akan memungkinkan Anda mengabaikan data yang dimasukkan di bawahnya. maksudnya, Ini tidak akan ditambahkan.
Anda dapat melihat catatan yang baru dimasukkan dengan klik tab Browse.
Anda dapat mengedit atau menghapus record dengan klik icon yang sesuai. Untuk menyisipkan records lebih banyak, kembali ke tab Insert dan ulangi prosedurnya.
How to Backup a Database?
Setelah siap, Anda dapat membuat backup database melalui tab Export.
Pilih tabel yang ingin di-export.
Biarkan pilihan tombol “radio button” tetap pada opsi SQL.
Biarkan tanda centang (checkbox) pada opsi Structure and Data.
Pilih Save as file dan beri tanda centang (checkbox).
Kemudian klik tombol Go.
Dengan cara ini Anda menyimpan file dump SQL beserta struktur database dan content di computer. Jika database besar sangat banyak record, Server timeout value bisa terjadi. Untuk kasus ini, Anda bisa export database dalam beberapa batches. Temukan detail di MySQL Knowledge Base.
How to Restore a Database Backup?
Untuk restore database backup, lakukan berikut :
Gunakan tab Import.
Klik tombol Browse
Pilih file backup database dari computer.
Pilih charset file dari menu drop-down yang sesuai.
Jika file terlalu besar, Anda bisa terkendala timeout server MySQL, maka, Anda dapat menghentikan aksi impor, kemudian melanjutkan dengan menentukan jumlah query data import yang akan dilewati dari awal file. Dengan cara ini Anda melewatkan permintaan impor (imported query) dan melanjutkan dari titik interupsi.
Selain itu Anda dapat memilih modus SQL compatibility dari file yang diimpor. Anda dapat menemukan rincian lebih lanjut dalam dokumentasi Server SQL Modes
Di bagian 1 saya post tentang section 1 “Introduction to Hosting” dan “How Website works” dan di bagian 2 ini kita melanjutkan paparan section 1 tersebut. Jika sebelumnya sudah melakukan pengaturan (setup) cPanel, maka ketika membuka cPanel akan muncul jendela opsi untuk menjalankan “Getting Started New” seperti gambar disamping. Jika baru pertamakali mengakses cPanel, Anda akan dibawa ke halaman “Getting Started Wizard.”
Selamat datang di account web hosting untuk domainanda.com (bajuditoko.com). Software ini memungkinkan untuk mengelola berbagai aspek dari situs Anda, termasuk file, security, email, aplikasi web dan banyak lagi. “Getting Started Wizard” akan memperkenalkan beberapa konsep di balik web hosting dan memungkinkan Anda mengkonfigurasi beberapa setting dasar sehingga dapat mulai membawa pengunjung website. Setiap saat, Anda bisa menggunakan Jump Menu (seperti dibawah ini) untuk langsung beralih ke bagian berikutnya.
What is the Getting Started Wizard?
Getting Started Wizard dapat membantu Anda mempelajari lebih lanjut tentang web hosting. Hal ini juga dapat membantu Anda mengatur fitur di cPanel.
Getting files to your site
Agar pengunjung dapat mengunjungi website, Anda perlu menambahkan file-file ke website. Anda dapat menambahkan file-file tersebut melalui File Manager dan Disk Web.
The File Manager
File Manager memungkinkan Anda melihat isi file website berupa kode HTML, script dan kode lain, men-download dan upload atau mengedit isi file tersebut. Anda dapat mengaksesnya pada halaman interface utama melalui area File Manager. Anda bisa mengaksesnya di halaman interface utama dengan meng-klik icon
Web Disk
Jika Anda perlu memindahkan banyak file pada satu waktu, atau Anda sering membuat perubahan pada website, untuk itu Anda bisa setup Web Disk untuk memudahkan mengakses website Anda. Dengan Web Disk memungkinkan menambahkan link ke computer lokal, pergi ke file website. Artinya, Anda bisa melihat file tersebut di website seperti juga Anda bisa melihat file di computer lokal di rumah. Dengan klik Next Step akan memungkinkan Anda untuk membuat dan mengatur (setup) Web Disk.
FTP Accounts
Anda bisa menggunakan FTP untuk upload file ke website atau download file di website Anda. Untuk melakukannya, Anda perlu bikin account FTP dan melakukan ini di area FTP Account yang di-LINK-kan ke homepage (halaman utama) interface ini. Selanjutnya, Anda perlu men-download FTP Client yang bekerja dengan Sistem Operasi Anda agar dapat terhubung ke account tersebut.
“Next Step”
Web Disk Accounts
Web Disk memudahkan Anda melakukan drag dan drop file ke account hosting. Setelah Web Disk dikonfigurasi pada computer lokal, maka Anda bisa drag dan drop file, edit file, atau melihat informasi file, sebagaimana Anda bisa melihatnya pada komputer lokal di rumah.
Subdomain Web Disk sifatnya relatif terhadap Home Direktory account Anda. Icon menandakan Home Direktory Anda adalah / home / bajudito.
Your Main Web Disk Account
Account ini menyediakan akses ke seluruh web hosting account Anda. Silahkan klik "Access Web Disk" untuk setup (pengaturan) Web Disk di computer.
Setup Web Disk Account klik Access Web DiskSkip This Step to New Email Account Setup
New Email Account Setup
What is an email account?
Account email memungkinkan Anda untuk mengirim dan menerima pesan elektronik. Setiap account email memiliki login tertentu (user@example.com) dan password. Setiap akun juga memiliki kuota yang membatasi berapa banyak ruang disk dari account tersebut dapat digunakan. Note : Pastikan untuk mengaktifkan (enable) otentikasi SMTP di email client Anda, atau jika Anda lupa, mungkin Anda tidak dapat mengirim email.
Adding email accounts
Untuk menambahkan account email, Anda perlu memberikan nama login di field 1 (kolom “name”) Email, password dalam field 2 (kolom “Password”), dan kuota. Login name : Harap dicatat bahwa Anda dapat menambahkan satu account email untuk subdomain, parked domain atau domain addon pada account Anda dengan memilih domain tersebut dari drop-down list. Password : Kami rekomendasikan penggunaan password yang kuat untuk semua account email, untuk mencegah user berbahaya dari mencuri akses ke account. cPanel dapat membantu dengan menghasilkan password yang kuat untuk Anda - cukup meng-klik Password Generator. Kuota : Pengaturan kuota merupakan ide yang baik, karena semua email membutuhkan space, terutama email dengan lampiran. Space ini akan diperhitungkan terhadap kuota disk space secara keseluruhan. Setelah Anda memberikan semua informasi yang diperluakan, klik Create. Anda harus membuat account email di domain Anda agar bisa menerima email dari klien (pengunjung). Anda juga bisa menggunakan fungsi Akun Email di halaman utama interface untuk menambahkan account email tambahan nantinya.
Penggunaan password kuat sangat penting dalam web hosting. Web server biasanya lebih powerful dan punya akses ke bandwidth lebih besar daripada Personal Computer. Ini yang membuat mereka menjadi target utama para password crackers.
Sangat disarankan memanfaatkan Built-in Password Generator untuk membuat password.
Setelah beli paket hosting plus domain, langkah selanjutnya mengelola hosting via Control Panel agar website bisa ditampilkan. Anda harus familiar dengan menu-menu Control Panel. Yang pertama dilakukan sesudah membeli web hosting + domain adalah check email. Anda akan menerima beberapa email berisi informasi order hosting + domain, konfirmasi pembayaran dan pengaturan hosting dan domain.
Baca dengan cermat email dari penyedia web hosting. Buka email “New Account Information” seperti :
******************************************************** THIS IS AN AUTOMATED EMAIL - PLEASE DO NOT REPLY. TO REPLY YOU MUST LOGIN TO YOUR ASTRALHOST.NET ACCOUNT AND SEND US A MESSAGE VIA OUR SUPPORT CENTRE. http://customer.astralhost.net/submitticket.php******************************************************** ============================================================= PLEASE READ THIS EMAIL IN FULL AND PRINT IT FOR YOUR RECORDS =============================================================
Dear yusuf zulkarnain, PLEASE READ THIS EMAIL IN FULL AND PRINT IT FOR YOUR RECORDS Thank you for your order from us! Your hosting account has now been setup and this email contains all the information you will need in order to begin using your account. If you have requested a domain name during sign up, please keep in mind that your domain name will not be visible on the internet instantly. This process is called propagation and can take up to 48 hours. Until your domain has propagated, your website and email will not function, we have provided a temporary url which you may use to view your website and upload files in the meantime.
New Account Information
Hosting Package: Advanced Domain: bajuditoko.com ---------- Login Details Username: baju Password: 5x1xhxxmOD Control Panel URL: httpe://184.170.129.28:20xx/ Once your domain has propogated, you may also use httpe://www.bajuditoko.com:20xx/ ================================================================================
Jika Anda membeli paket hosting + domain dan ingin login ke website dengan mengetikkan pada browser httpe://www.nama-situs-anda.com/cpanel (misalnya http//www.bajuditoko.com/cpanel). Cara lainnya ketik URL Control Panel diatas ("http//184.17x.129.28:20xx/). Jika hanya membeli paket hosting tanpa membeli nama domain, maka Anda hanya bisa masuk dengan mengetikkan nama IP server hosting seperti ini xxx.xxx.xxx.xxx/cPanel. Alamat IP ini tercantum dalam email yang Anda terima.
Anda akan dibawa ke halaman “Login cPanel” Field Username dan Password pada halaman login cPanel bisa Anda isi data yang diambil dari sini :
Webmaster, Paparan Bagian 1 membicarakan persiapan setting cPanel, meliputi membaca semua email yang dikirim oleh penyedia jasa web server termasuk email "New Account Information". Selanjutnya login cPanel (menggunakan username dan password yang dikutip dari "New Account Information"). Membuka Get Starting Wizard, mengenal web hosting, bagaimana website bekerja dan mulai melakukan setup cPanel. Bagian 2 menjelaskan bagaimana menambahkan file-file agar memungkinkan dikunjungi visitor melalui File Manager, Disk Web dan FTP. Pada bagian 2 dilalukan setup terhadap Web Disk accounts dan New Email Account Setup. Bagian 3 menjelaskan Pada bagian 3 ini akan menjelaskan setup Default Address dan setup Webmail. Dan Bagian 4 ini mengupas 3 section terakhir, yaitu : Contact Information & Preferences, Change Style dan Manage SSH Keys.
Contact Information and Preferences
Update your contact information
Jaga selalu contact information tetap up-to-date bisa terus menerima notifikasi-notifikasi penting. 1. Masukkan alamat email primer dan email sekunder dalam kotak masing-masing yang telah disediakan diatas. Kedua alamat email ini akan berfungsi sebagai “contact points” utama pengiriman notifikasi untuk Anda mengenai informasi baru berkenaan dengan website Anda. Note: Ingat! Gunakan email addresses yang TIDAK BERAFILIASI dengan website Anda. Maksudnya agar jika email website Anda tidak berfungsi atau bisa dioperasikan, Anda tetap akan dapat menerima notifikasi website toko online Anda. 2. Click SAVE - Anda akan dibawa ke jendela misalnya seperti dibawah ini :
Contact Information & Preferences Your contact information and preferences have been updated.
3. Tinjau kembali setting diatas untuk memastikan semuanya benar tidak ada error. 4. Click Next Step. Jika klik “Next Step” Anda akan dibawa ke jendela “Change Style” yaitu style yang bisa Anda pilih sebagai halaman Utama Control Panel.
Klik “Next Step”
Manage SSH Keys
Kunci publik dan pribadi sama-sama membingungkan. Keduanya diciptakan bersama-sama untuk digunakan selama proses login / otentikasi. Kunci publik berada pada server (lokasi terpencil) Kunci pribadi berada secara lokal pada komputer / server. Ketika Anda mencoba untuk login ke server, kunci publik dan pribadi dibandingkan. Jika keduanya "cocok", Anda akan diizinkan untuk login ke lokasi server. Note : SSH keys dapat digunakan untuk otentifikasi ke layanan SSH seperti terminal SFTP atau SSH jika fitur-fitur ini “enabled” untuk account Anda. Generate a new Key atau Import Key
“Skip this Step”
Congratulations! You have successfully completed the Getting Started Wizard. Click the "Home" button in the top left corner of this page to begin using cPanel to manage your website.
FileZilla FTP sering digunakan untuk mengkonfigurasi file & folder dan edit source codewebsite (seperti toko online platform Prestashop), baik pada web hosting berbayar maupun pada localhost (intranet). Penggunaan localhost ini sangat bermanfaat ketika design website tanpa harus memanfaatkan Web Host Berbayar atau membuat suatu rancangan website sebelum benar-benar menggunakan web hosting dari pihak luar. Salah satu Web Host berbayar dan saya puas dengan layanan personal adalah AstralHost.net .
Bagaimanakah cara install FileZilla FTP untuk XAMPP? Pertama buka halaman utama XAMPP 1.7.7 pada alamat ini : http://localhost/xampp/ (dengan anggapan Anda sudah menginstal XAMPP 1.7.7). Kemudian pada direktori XAMPP pada kolom paling kiri, Anda klik pilihan FileZilla FTP di bagian paling bawah, untuk mendapatkan tutorialnya. Lihat gambar di bawah ini (dan klik teks FileZilla FTP yang di-block putih).
FileZilla FTP Server
Web Server Apache adalah bukan sebuah FTP Server ... dan FileZilla FTP adalah salah satu FTP Server. Periksa dengan cermat referensi berikut.
Silahkan membuka Windows Explore dan pergi folder FileZilla FTP yang ada di direktori XAMPP atau pada lebih jelas lagi alamat ini C:\xampp\FileZillaFTP, seperti pada gambar di bawah ini :
Jalankan "filezilla_setup.bat" for setup dalam direktori utama XAMPP. Tetapi harus diingat : Untuk Windows NT, Windows 2000 dan Windows XP Professional, FileZilla perlu diinstall sebagai layanan. Lakukan konfigurasi "FileZilla FTP." Untuk itu gunakan FileZilla yang berhubungan “antar-muka” (interface) dengan "FileZilla Server Interface.exe".
Dua pengguna dalam contoh di bawah ini :
A : Seorang pengguna default dan sebagai "newuser," digunakan password "wampp." Maka “home direktory” – nya adalah xampp\htdocs. B : Seorang pengguna tanpa nama – user "anonymous" – untuk field password kosongi saja (tanpa password). Home directory – nya adalah xampp\anonymous.
Default interface – nya adalah loopback address 127.0.0.1.
Shutdown The FTP Server dengan "FileZillaFTP_stop.bat". Untuk FileZilla FTP sebagai layanan, maka langsung saja gunakan "FileZillaServer.exe." Anda juga dapat mengkonfigurasi semua opsi START. Contoh opsi START adalah seperti gambar di bawah ini.
Sebelumnya saya sering melihat file ini sejak pertama kali membuka konfigurasi folder dan file di cPanel, namun saya bersikap abai. Meski kadangkala saya harus berurusan dengan file satu ini. Ketika saya bikin toko online baru dengan CMC Prestashop saya temukan message ini :
Your .htaccess file must be writable
Apa yang dimaksud dengan file .htaccess?
Tulisan kali ini bersifat praktis saja meski ada sedikit teoritis konseptual. File ini sangat penting untuk bermacam setting di hosting. Blocking IP, mem-proteksi file / folder, nge Redirect halaman / page atau mengusir bot jahat (hampir mirip menghalau menggunakan robots.txt), Menambahkan MIME, Menangani 404 page etc.. File .htaccess adalah file extension. Tanpa embel-embel namafile.htaccess atau index.htaccess atau semacamnya. cukup .htaccess. File ini harus di- upload ke server pakai ASCII mode, jangan BINARY karena Windows tidak (bisa) mengenal extensi tanpa nama file. Jika tetap memaksakan diri akan timbul error seperti gambar di samping kiri : Maka untuk menciptakan .htaccess bisa dilakukan langsung melalui cPanel atau pakai FTP client (smartFTP atau FileZilla)
Apa itu .file htaccess?
.htaccess file – This is the default name of a configuration file that contains “server directives” (commands known by the server) that tell the server how to behave. One common use for an .htaccess file is to restrict access (password-protection) to specific files or directories on the Internet or intranet, or to specify a particular web page to be accessed when there the file requested by the browser is not found (error 404).
Pada baris-baris awal file .htaccess dalam CMS Prestashop akan ditemukan notification semacam ini :
# ~~start~~ Do not remove this comment, Prestashop will keep automatically the code outside this comment when .htaccess will be generated again # .htaccess automaticaly generated by PrestaShop e-commerce open-source solution # http://www.prestashop.com - http://www.prestashop.com/forums
File .htaccess merupakan hidden file (terlihat dari tanda titik di depan nama file) dan salah satu yang mendasar dalam hosting. Maka pastikan untuk mencentang opsi ‘view hidden file’ saat Anda masuk ke menu file manager di cPanel. Jika tidak, Anda akan kesulitan mencari letak file .htaccess ini. Setting permission file ini pada CHMOD ialah 644 or (RW-R–R–). Sehingga ia berguna untuk dimanfaatkan oleh server tetapi tetap dapat mencegah dapat terbaca oleh browser user. Atau mencegah user meng-edit dari web browser. Jadi untuk mengedit file ini harus dilakukan dari hosting manager. Command pada .htaccess biasanya harus diletakkan pada 1 baris. jadi coba dicheck wordwrap pada text editor yang digunakan (disable mode on) File .htaccess digunakan untuk setting konfigurasi default server. Konfigurasi server yang di-setting melalui file .htaccess ini berpengaruh pada sub-directory yang ada di bawahnya. Karenanya cukup 1 file .htaccess saja di public.html (root directory) untuk mempengaruhi keseluruhan sub-directory yang ada di dalamnya. Jika dalam sub-directory dibutuhkan setting konfigurasi yang berbeda dengan directory utamanya (misal, untuk setting subdomain atau addon domain) maka perlu dibuat file .htaccess di sub-directory tersebut. Kegunaan file .htaccess lainnya adalah untuk bikin setting yang berbeda antara di server induk (php.ini) dan di account hosting, memblokir IP tertentu, redirect web, mengubah tingkatan file index etc.. Referensi : http://www.greenwebdesign.com/Glossary-Of-Technical-Terms.htm