Powered by Blogger.
RSS
Showing posts with label Hosting. Show all posts
Showing posts with label Hosting. Show all posts

Mengelola web hosting via Control Panel website Anda



Sewa hosting+domain di Astralhost


AstralHost net

Apakah  ingin migrasi dari Free hosting (Blogspot blogger  atau WordPress) ke domain dan hosting berbayar untuk website blog? Jika YA, perlu beli domain dan sewa hosting? Saran saya  hubungi http://astralhost.net karena pasca pembelian paket tersebut, saya bisa konsultasi gratis hingga sekarang ini (dalam 2 tahun terakhir). Kemudian apa yang harus dilakukan?

Setelah membeli paket domain plus hosting, langkah selanjutnya mengelola hosting via control panel agar situs dapat ditampilkan. Anda dituntut  familiar dengan menu-menu cPanel.

Control Panel (atau cPanel) adalah Panel pengendalian web hosting yang memberikan tampilan grafis dan peralatan automasi yang dibuat untuk memudahkan proses hosting suatu website.

cPanel menggunakan 3 level struktur untuk memberikan fungsi administrator, agen, dan pemilik website untuk mengatur berbagai macam aspek dari website dan administrasi server.

Sebelum membeli cermatilah fitur hosting yang ditawarkan.


Selain memberi Guide User Interface  [GUI] untuk kemudahan pemakai, cPanel dilengkapi perintah teks   berdasar API untuk memudahkan vendor software pihak ke-3, organisasi web hosting dan developer untuk automasi sistem standar proses administrasinya.

cPanel didesain untuk berfungsi pada dedicated server ataupun virtual private server yang bisa digunakan pada Sistem Operasi centOS, Red Hat Linux, dan FreeBSD. Aplikasi-aplikasi yang di-support cPanel  Apache, PHP, mySQL, Postgres, Perl, Python dan BIND dengan email seperti POP3, IMAP, layanan SMTP.

Tutorial mengelola website via cPanel

  1. Cek email. Ketika membeli web hosting + domain, anda menerima beberapa email berisi informasi mengenai order hosting dan domain, konfirmasi pembayaran dan pengaturan hosting dan domain.

  2. Baca dengan seksama setiap email dari penyedia jasa web hosting. Silahkan periksa nama website untuk memastikan apakah website Anda siap digunakan. Jika tertulis index of/ berarti website siap digunakan namun belum ada isinya.

  3. Login ke website dengan mengetikkan pada browser http//www.nama-situs-anda.com/cpanel jika Anda membeli paket hosting + domain. Tapi bila hanya membeli paket hosting tanpa membeli nama domain, maka Anda hanya bisa masuk dengan ketikkan nama IP server hosting seperti ini xxx.xxx.xxx.xxx/cPanel. Alamat IP ini tercantum dalam email yang Anda terima.

  4. Login dengan username dan password seperti yang tertera pada email. Jika berhasil, akan ditampilkan menu cPanel.

    Menu cPanel ini yang nantinya untuk mengatur website. Anda cek lebih dahulu keberadaan fasilitas email, FTP, statistik web, backup sampai dengan aplikasi web server pendukung lain. apakah sesuai dengan yang dijanjikan atau belum. Jika tidak, Anda bisa komplain ke penyedia jasa web hosting.

  5. Langkah berikutnya menginstal aplikasi web server seperti WordPress, Joomla, Web Forum etc. sesuai dengan rancang bangun website.

    Jika berencana membuat sendiri, Anda bisa langsung upload melalui FTP.

    Untuk instal aplikasi web server diatas, bisa menggunakan Fantastico atau Softaculous yang tersedia di menu cPanel pada section Software.

    Contoh kali ini kita install aplikasi web Wordpress menggunakan Softaculous. Dukungan template dan plugin WordPress sangat melimpah untuk kemudahan operasional.

    Saat menginstal WordPress pastikan direktori program yang Anda install ada pada direktori utama, yaitu di www(dot)nama-situs-anda(dot)com.

  6. Setelah install aplikasi WordPress, selanjutnya mengisi dengan berbagai content posting. Login dengan ketik http//www.nama-situs-anda/wp-admin/.

    Setelah itu Anda login menggunakan username dan password ketika Anda membuat WordPress.

    Ingat! username dan password yang anda buat di WordPress berbeda dengan username dan password cPanel.

    Jika belum familiar dengan WordPress, cari tutorial di google.com dengan keyword “tutorial wordpress”. Sekarang, website Anda bisa digunakan. Silahkan buka http//www.nama-situs-anda.com

  7. Untuk membuat email website seperti admin@nama-situs-anda.com, support@nama-situs-anda.com dan sebagainya, Anda bisa membuat di menu mail cPanel.

    Klik Email Accounts. Pada menu tersebut bisa dibuat email dengan username, password dan kapasitas penyimpanan yang anda tentukan sendiri. Penyedia jasa web hosting men-support untuk membuat email accounts tanpa batasan. Anda bisa bikin mailinglist, autoresponder email, forwarding email etc.

  8. Untuk upload file ke website bisa dilakukan dengan mengirimkan via FTP (File Transfer Protocol). Untuk melakukannya, terlebih dahulu anda membuat FTP accounts di menu Files pada cPanel. Maka anda bisa bertukar file dari computer ke website Anda.

    Meskipun sudah ada program File Manager pada cPanel, sayang! performa kurang bagus. Dengan FTP Client proses transfer file bisa dilakukan dengan cepat dan mudah. Program FTP free dan mudah dipakai yaitu FileZilla. Untuk download CARI SENDIRI DI GOOGLE.

    Setelah download dan install, lakukan login dengan FTP account, Pastikan alamat server website benar. Setelah login, Anda hanya perlu drag file yang ingin di-upload/download.

  9. Untuk backup website, gunakan menu Files pada cPanel dan pilih Backup Wizard. Backup Wizard merupakan fasilitas pembuat backup file agar kapan saja saat server  bermasalah file website tidak hilang. Sebaiknya backup dilakukan minimal sebulan sekali. Setelah backup file situs, selanjutnya di-download.

  10. Untuk melindungi website dari pencurian data, sebaiknya keamanan data diatur melalui menu security pada cPanel. Anda bisa blokir IP address yang kerap digunakan hacker untuk menyerang situs anda.

  11. Tahap akhir dalam mengelola cPanel adalah memeriksa statistik sehingga dapat diketahui:

    –   Kapasitas Bandwidth dan Space yang telah dihabiskan.

    –   History pengunjung secara lengkap, meliputi : rekap pengunjung harian, mingguan
         dan bulanan, IP pengunjung, jumlah halaman yang di klik, etc.

    –  Tersedia statistik yang dapat membantu anda menganalisis kunjungan website.

    Menu statistik cPanel : Latest Visitors, Bandwidth, Raw Access logs, analog stats, error log, choose log program dan awstats. Program awstats banyak digunakan karena menunya lengkap.

Demikian gambaran umum pengelolaan hosting via cPanel. Menu cPanel masing-masing penyedia jasa web hosting berbeda. Maka perlu mencoba demonya sebelum membeli.



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ekspor - impor database website di control panel hosting



Administrator   toko online tentu harus melakukan banyak hal untuk kelangsungan bisnis online – salah satunya adalah terkait dengan database website.

Lalu bagaimana jika :

Anda ingin melakukan "copy table" baik struktur maupun isinya suatu database ke database lain diantara beberapa toko online milik Anda.

Jika Anda mengelola website dengan hosting sendiri, maka pekerjaan export - import database di hosting adalah pekerjaan yang tidak pernah terlewatkan. Karena itulah sebaiknya Anda mengetahui bagaimana cara melakukan export dan import file database di hosting.

Demikian juga untuk web developer atau web designer, Anda haruslah serius dengan pekerjaan di dunia website dan pengelolaan Database akan menjadi nyawa profesi Anda yang sangat berharga.

Contoh kasus

Anda ingin bikin suatu website, dimulai dengan bikin desain web terlebih dahulu di computer. Kemudian desain web yang baru saja Anda buat harus di upload ke hosting, maka dalam proses upload selain file-file program dari website yang perlu dipindahkan ke hosting, juga perlu memindahkan database dari computer atau localhost ke database di hosting server internet.

Proses pemindahan file database dari computer atau laptop atau dari suatu Database hosting dinamakan dengan export.

Proses pemindahan file database ke hosting di internet dinamakan import.

Kasus lain adalah jika Anda ingin melakukan backup terhadap file database di hosting, maka Anda harus melakukan import database.

Proses backup sangat diperlukan untuk mengantisipasi kerusakan terhadap file database di hosting, jika kerusakan terjadi, maka masih ada cadangannya.

Export Database

  • Login control panel hosting, selanjutnya klik icon menu MySQLDatabase pada control panel.
  • Klik program phpMyAdmin (Terletak di bagian bawah halaman MySQL Account Maintenance)
  • Pilih Database untuk di export (Database terletak di kolom sebelah kiri halaman phpMyAdmin)
Halaman database phpMyAdmin 3.5.3
  • Kemudian cari dan klik menu export dilanjutkan dengan memilih tabel tabel yang mau di export, jika ingin export semua tabel, pilih semua tabel (Custom : display all possible options).  Sehingga akan membuka opsi custom lain (lihat kedua gambar di bawah ini).
jendela export database cPanel hosting
jendela export database cPanel
  • Untuk tipe compression, pilih None. Ini artinya type file dalam bentuk SQL
                CATATAN 
              Untuk pilihan Zipped jika Anda menginginkan file database disimpan dalam bentuk zip
              Dan pilihan Gzipped jika Anda ingin file database dimampatkan dalam bentuk gzipped
  • Pilihlah SQL untuk pilihan Format file (lihat gambar di atas).
  • Untuk pilihan Dump Table pada format SQL option, pilih sesuai kebutuhan, ada 2 bagian utama disini, yaitu structure dan data. Anda boleh memilih diantara 3 opsi :
*      Data saja atau
**     Struktur saja atau
***   Opsi Data dan Struktur
  • Klik Go
  • Selanjutnya lakukan Save as File harus dicek jika anda ingin menyimpan database dalam bentuk file. Atau pada opsi Save as biarkan saja apa adanya
  • File name template, diisi dengan nama file, atau biarkan saja jika anda ingin nama file dalam bentuk default artinya sesuai dengan nama sebelumnya.

Import Database

  • Login control panel hosting, dan klik icon menu MySQLDatabase pada control panel Anda.
  • Cari program dan klik phpMyAdmn
  • Cari menu import (klik Browse), jika tidak ada dapat pake menu SQL, Pilih File SQL hasil dari export file (file yang mau di import)

jendela import database cPanel
  • Klik Go

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

XAMPP : Build Web Server, FTP and Database Server



Xampp 1.7.7 untuk Localhost Server


Windows XP punya banyak kelemahan dalam hal web server. Windows XP memang tidak diperuntukkan untuk computer server. Jangan khawatir, banyak software pihak ketiga dapat menambah kemampuan Windows XP di bidang web server. Salah satunya XAMPP.

Dengan XAMPP 1.7.7, Anda dapat membangun sebuah jaringan layaknya internet namun dalam lingkup lokal (localhost atau intranet). Kita lanjutkan dengan anggapan Anda punya pengetahuan dasar web server, FTP server, dan database server atau silahkan cari referensinya di Google search engine. Dengan XAMPP juga, bagi Anda yang berminat belajar web design, web programming dan semacamnya, Anda dapat dengan mudah mengelolanya terlebih dulu di server lokal (localhost) sebelum di-upload ke publik. Dengan kata lain belajar dalam lingkungan kerja offline dulu, baru kemudian online.
  • Xampp  adalah aplikasi free open source yang bersisi modul-modul yang dibutuhkan untuk membangun sebuah server yang bekerja dengan baik dalam lingkungan Windows. Dengan XAMPP, kita dapat membangun sebuah web server, FTP server, dan database server sekaligus dalam lingkungan Operating System (OS) Windows.

Persiapan yang Dibutuhkan

Instalasi XAMPP 

  1. Setelah sukses download XAMPP, jalankan dengan mengklik 2x file tersebut. Lalu klik Next.

  2. Tentukan lokasi folder yang diinginkan untuk menaruh file hasil instalasi nantinya. Klik Next.

  3. Selanjutnya beri tanda check semua opsi yang diberikan. Klik Install.

  4. Tunggu beberapa saat, proses instalasi running.

  5. Setelah proses selesai silahkan klik Finish.

    pemasangan XAMPP di Windows XP

  6. Anda akan disuguhkan beberapa pertanyaan. Jawab saja "Yes" dengan menekan tombol "y" lalu tekan enter. Setelah itu muncul kotak XAMPP Control Panel seperti gambar diatas dan sebuah ikon kecil bergambar tulang berwarna orange di kotak tray.

Untuk menguji apakah instalasi sukses atau tidak. Di server, buka browser Anda, lalu :
  • ketik  http://localhost/ pada address bar.
Lakukan juga di client dengan mengetikkan ip address server di browser. Misalnya, IP address yang digunakan 192.168.2.30, jadi di browser saya ketikkan http://192.168.2.30/.

Konfigurasi isi direktori XAMPPKonfigurasi folder pada direktori XAMPP

Selamat mencoba!     

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pengalaman pertama sewa hosting dan domain website


Istilah lebih tepat adalah sewa hosting dan domain name untuk website daripada beli karena kita bayar tahunan. Setelah “beli” paket, untuk LOGIN ketik di browser :

http//www.nama-situs-anda.com/cpanel

  • eg. http//www.bajuditoko.com/cpanel atau ketik URL cPanel – http//184.17X.129.XX:2082/

Jika beli paket hosting tanpa domain, Anda hanya bisa LOGIN dengan ketik IP server hosting.          
  Contohnya seperti xxx.xxx.xxx.xxx/cPanel. Alamat IP tersebut ada dalam email yang Anda terima.

Yang pertama harus dilakukan setelah transfer uang adalah check email. Anda akan menerima beberapa email berisi info order hosting dan domain, konfirmasi pembayaran dan cara setting. Selanjutnya, silahkan mengeksplorasi agar Anda familiar dengan apa saja tentang Control Panel.

Control Panel

Setelah LOGIN, muncul laman Getting Started Wizard semacam tutorial web hosting dan setting Control Panel. Pilih Jump to Section menu drop-down. Lakukan eksplorasi menu Jump to Section.

Language

Fitur ini untuk memilih bahasa default interface cPanel. caranya:
  1. Pilih bahasa
  2. Klik Change.

Introduction to Web Hosting

Berisi info tentang Web Hosting, seperti direktori harddisk, penempatan file Website, penamaan file index, File Manager, Web Disk, FTP Account et cetera. Disarankan membaca secara keseluruhan.

Web Disk Accounts

Fungsi aplikasi Web Disk untuk :
  • mengatur dan manipulasi file menggunakan interface Sistem Operasi computer
  • Dengan Web Disk memungkinkan Anda memindahkan, menghapus atau menambahkan file baru ke server, semudah Anda lakukan di computer.
Cara login :
  1. Klik tombol Access Web Disk.
  2. Pilih OS : Windows®, Mac®, atau Linux.
    • Pilih OS dan versi sesuai dengan computer Anda.
  3. Klik GO untuk download file script.
  4. Buka dan jalankan file script.
  5. Accept certificate.
Setelah konfigurasi selesai akan muncul jendela baru berisi file-file Wesite. Anda bisa mengatur seperti halnya mengatur file komputer. Setelah menambahkan akun Web Disk, Anda  bisa mengakses dengan klik tombol Access Web Disk di halaman Web Disk, mengubah atau hapus password dan protek direktori.

New Email Account Setup

Fitur ini untuk setup akun email baru. Cara membuat :
  1. Ketik alamat email yang diinginkan.
    • Jangan lupa memilih domain yang sesuai.
  2. Ketik password pada field Password.
    • Boleh menggunakan Generate Password (Pembuat password).
  3. Ketik password sekali lagi.
  4. Tentukan kapasitas space maksimum pada bidang Mailbox quota.
    • Ingat: Setting ini optional.
  5. Klik CREATE

Set Default Address

Alamat email ini akan menerima setiap email invalid yang ditujukan ke domain Anda. Berikut ini cara setup Default Address (disebut juga “catch-all address”) :
  1. Pilih salah satu opsi :
    • Discard with error to sender — Isi dengan pesan error yang akan dikirim ke pengirim email.
    • Forward to email address — Isi dengan alamat email yang akan Anda gunakan untuk menampung email.
  2. Anda juga bisa klik Advanced Options untuk :
    • Meneruskan email ke sistem account Anda.
    • Menolak email tanpa automatic response. (Tidak disarankan, karena pengirim tidak tahu kalau alamat email yang dituju salah.)
    • Secara otomatis meneruskan email ke suatu program, misalnya /home/$utility, pada bidang Pipe to a Program.
  3. Klik Change.
  4. Klik Next Step.
NOTE
Jika domain Anda menjadi target spam, forward email ke default address akan menghasilkan banyak email spam di mailbox Anda.

Webmail

Webmail memungkinkan akses email dengan web browser seperti IE® or Safari®. Keuntungannya, Anda bisa akses email dari computer mana saja yang terkoneksi Internet. Cara menggunakan Webmail :
  1. Klik Access cPanel Webmail.
  2. Isikan password.
  3. Pilih Webmail client.
  • Email account akan dibuka melalui browser. Dengan webmail Anda bisa membaca email-email, membuat atau menjawab email. Anda juga bisa login ke Webmail (tanpa mengakses cPanel) dengan mengetik https://domain:2096 ke Web browser, ganti “domain” dengan domain Anda.

  • Setelah selesai konfigurasi Webmail, kembali ke layar cPanel dan klik Next Step
NOTE  
Untuk membuat shortcut, drag link Access cPanel Webmail ke desktop atau Bookmarks toolbar.

Contact Information and Preferences

Dengan fitur ini Anda bisa menentukan address email yang akan menerima informasi jika ada update di server. Alamat ini berfungsi sebagai contact point untuk pemberitahuan terkait Website Anda. Disarankan mengisi alamat email lain yang berbeda dengan address email domain, agar tetap dapat menerima pemberitahuan dari support Web Hosting jika ada masalah server.

CARA SETTING

  1. Isi alamat email yang akan dijadikan kontak Anda (berbeda dengan alamat email domain).
  2. Isi alamat email lain (optional).
  3. Gunakan 3 checkbox sesuai pilihan Anda. Email akan dikirim ketika :
    • Your disk quota is almost full :
      Artinya “Space yang digunakan hampir penuh.” Space sudah penuh akan menyebabkan Anda tidak bisa mengubah file dan juga tidak bisa mengirim atau menerima email. Segera hapus file tidak terpakai atau upgrade ke paket hosting lebih tinggi.
    • Your bandwidth is reaching its limit :
      Artinya trafik bandwidth yang digunakan telah mencapai batas maksimum. Akibatnya Website tidak bisa diakses. Solusinya upgrade packet hosting atau menunggu hingga awal bulan agar website bisa diakses kembali.
    • Your email accounts approach the quota :
      Artinya ada salah satu account email yang quota space hampir penuh. Hapus email tidak perlu, tambah quota email atau upgrade hosting.
  4. SAVE.

Style

tampilan semua menu control panel
Beberapa style tampilan bisa dipilih, termasuk style untuk browser mobile (pergi ke menu Preferences).
  • Untuk mengubah style, klik tombol Switch Style to …                                                           Next Step

Manage SSH Keys

Key publik dan pribadi diciptakan bersama-sama untuk digunakan selama proses Login / Otentikasi. Key publik berada di Server (lokasi terpencil) Key pribadi berada di computer/server. Saat Anda login ke server, key publik dan pribadi dibandingkan. Jika "cocok", Anda diizinkan login ke lokasi server.

Note:
SSH keys digunakan untuk otentifikasi ke layanan SSH seperti terminal SFTP atau SSH jika fitur-fitur
“enabled” untuk account Anda.
generate new key di control panel Generate a new Key        atau         Import Key di control panelImport Key                                        Skip this Step

Congratulations!
You have successfully completed the Getting Started Wizard. Click the Home button in the top left corner of this page to begin using Control Panel to manage your website.

SELESAI

Related Post :
Bagaimana Setting cPanel untuk Pertamakali? Bag. 1
Bagaimana Setting cPanel untuk Pertamakali? Bag. 2
Bagaimana Setting cPanel untuk Pertamakali? Bag. 3
Bagaimana Setting cPanel untuk Pertamakali? Bag. 4


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tutorial website design : bikin database phpMyAdmin


Desain website   ingin dirancang sendiri, Anda lebih dahulu harus membuat database untuk menampung website yang dibuat. Secara umum jika berurusan dengan sistem informasi, maka tidak lepas dari database. Metode pembuatan database sangat banyak diantaranya melalui aplikasi MySQL Database. Kita harus membuat database terlebih dahulu sebelum menginstall CMS, misalnya CMS webstore platform Opencart, toko online Prestashop dan Joomla.

Membuat Database Baru langsung di halaman PHPMyAdmin tidak bisa Anda lakukan tetapi harus melalui aplikasi MySQL Database.
  • Please note that you can not create a database directly through cPanel->PhpMyAdmin due to the lack of user privileges.

Membuat Database

Untuk membuat database baru berikut ini caranya:
  1. Lakukan navigasi cPanel ----> MySQL Database
  2. Klik Create New Database. Masukkan nama Database (misalnya “test”) New Database text. Kemudian klik tombol Create Database.
Nama database (“test”) selalu didahului “cPanel username.”

Jendela MySQL control Panel membuat database
Sebagai contoh, jika cPanel user name Anda adalah user. Seperti disebutkan diatas, database yang Anda buat namanya test. Maka nama database menjadi :

user_test

Lihat nama database diatas. Control Panel akan menambahkan prefix username_  Karena Anda menggunakan nama usernya adalah “user” maka prefix nama database Anda :

  • user_

Dan nama mysql database-nya menjadi ------ >  user_test
konfirmasi nama database baruUntuk melihat hasilnya, lakukan navigasi ke:

  • cPanel->PhpMyAdmin tool

Dan buka saja database terbaru dan akan terlihat masih kosong karena belum ada tabel apapun.

Tabel database yang baru dibuat masih blank

Menghubungkan User dengan Database

Untuk menghubungkan Anda sebagai pengguna dan database Anda diperlukan PHP. Untuk itu Anda harus membuat username dan password untuk akses ke database.
Anda bisa menggunakan menu Create User untuk penambahan username seperti gambar di bawah ini:
cPanel_membuat user name di MySQL
Untuk menghubungkan user ke database , dengan cara pilih user-nya, kemudian pilih database-nya pada menu Drop-Down seperti pada gambar di atas. Untuk menyimpan klik tombol ADD. Kemudian muncul jendela Privileges (defaultnya adalah All), kemudian klik Add User to Database.

Setelah itu, akan muncul koneksi baru yang bisa Anda gunakan di script PHP maupun script Perl.

Misalnya saya gunakan nama sebagai user (pengguna) database :

testinguse

  • Nama sebagai pengguna database – yaitu user : testinguse – adalah sesuatu yang berbeda dan harus dibedakan dengan& cPanel user name Anda - yaitu user : user test adalah nama database user adalah nama sebagai pengguna cPanel testinguse adalah nama sebagai pengguna database Maka semua bisa diilustrasikan sebagai berikut : Users in test user_testinguse (Privileges: ALL PRIVILEGES)
  • Connection Strings
    Perl $dbh = DBI->connect(”DBI:mysql:user_test:localhost”,”user_testinguse”,”");
    PHP $dbh=mysql_connect (”localhost”, “user_testinguse”, “”) or die (’I cannot connect to the database because: ‘ . mysql_error());
    mysql_select_db (”user_test”); .

Ilustrasi diatas menyatakan bahwa, saya sebagai pengguna database dengan identitas :

user_testinguse

menghubungkan user_testinguse agar terkoneksi ke database user_test

Tambahan

Jika Anda sudah memiliki file sql dan ingin meng-upload data sql Anda, caranya :
1.   Silahkan klik phpmyadmin pada bagian paling bawah.
2.   Setelah masuk ke phpmyadmin, pilih database yang digunakan.
3.   Pada halaman sebelah kanan, pilih menu Import , browse file sql dari computer Anda.
4.   Klik Go untuk melanjutkan.

Jika import anda sukses, akan muncul laporan :

“Import has been successfully finished”

Anda juga bisa menggunakan phpmyadmin untuk mengelola administrasi database, seperti :
melihat data, query sql, export-import tabel, rename, etc.

Artikel paling relevan : Tutorial : Membuat Tabel Database di phpMyAdmin



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tutorial web design : bikin tabel database phpMyAdmin



Website minus database adalah omong kosong, demikian juga database website jika tidak ada tabel Query maka website tidak ada apa-apanya. Saat pertama bikin database dengan aplikasi MySQL pada Control Panel (sebelum bikin website), database tersebut masih kosong dan harus membuatkan banyak tabel untuk menjadikannya sebagai "rumah" bagi website.

Jika menggunakan template website pihak luar, Anda tidak perlu membuat tabel, karena saat menginstal otomatis juga mengimport tabel-tabelnya. Anda hanya perlu membuat database baru sebelum menginstal template website.

Anda mungkin perlu ekspor dan impor tabel atau bahkan membuat tabel sendiri. Untuk itu Anda perlu tahu bagaimana mengelola database beserta tabelnya.

Membuat Tabel Melalui Halaman phpMyAdmin

  1. Buka Database baru, misalnya saja nama database user_test (review artikel : Cara Membuat Database Baru di phpMyAdmin).
  2. Klik pilihan menu "Create Table on Database" user_test

    Sehingga akan tampak halaman seperti ini :

    halaman phpMyAdmin membuat tabel
  3. Masukkan nama tabel dan jumlah field.
  4. Klik tombol Go untuk menyimpan.
  5. Pada screen halaman pembuatan tabel, masukkan nama-nama "field" yang diinginkan beserta “properti yang sesuai.”
  6. SAVE

Corresponding Properties of Table

Anda harus memilih jenis data yang akan disimpan dalam field. Detail tentang opsi yang mungkin dapat ditemukan dalam dokumentasi resmi MySQL Data Types. Properti terkait tabel meliputi:

Length/Values

Masukkan panjang field. Jika tipe field "enum" atau "set", masukkan nilai menggunakan format ini: 'a','b','c'...
Collation
Pick the data collation for each of the fields.

Attribute

Atribut yang boleh digunakan :
BINARY – pemeriksaan field berupa binary, sebagai contoh utf8_bin;
UNSIGNED -  bidang nilai numerik berupa nilai positif  atau 0;
UNSIGNED ZEROFILL - bidang nilai numerik berupa nilai positif  atau 0, dan mengarahkan nol ditambahkan ke suatu angka;
ON UPDATE CURRENT_TIMESTAMP – nilai untuk field tipe data memiliki  “current timestamp”  karenanya nilainya default, dan otomatis ter-update;

Null

Di sini Anda menentukan apakah nilai kolom dapat menjadi NULL. Lebih lanjut tentang nilai NULL dapat ditemukan dalam MySQL documentation yang sesuai.

Default

Property ini membolehkan Anda mengatur nilai default untuk field tertentu.

Extra

Dalam Extra property, Anda dapat menentukan apakah nilai field merupakan auto-increment.
The radio buttons that come below define whether there is an Index defined for the particular field and specify the Index type.

Comments

Anda bisa menambahkan komentar, yang di dalamnya termasuk database sql code.

Akhirnya Anda dapat menyertakan tabel komentar dan memilih Storage Engine MySQL dan Collation-nya. Setelah Anda siap, klik tombol Save.

Jika mau menambahkan lebih banyak Field, Anda harus tentukan spesifikasi dan jumlah field. Jika selesai klik GO. Hasilnya: tabel database yang sudah diubah beserta “corresponding MySQL query.”

membuat tabel database phpMyAdmin
Selanjutnya mengisi tabel dengan data.

How to Add Content in a Database Table?

Untuk menambahkan records ke tabel, lakukan langkah ini :
  1. klik tab Insert.

    Menambah record data field phpMyAdmin
  2. Masukkan data ke field yang sesuai.
  3. Klik GO untuk menyimpannya.
Pada bagian paling bawah terlihat menu drop-down berlabel Restart insertion with x rows.
Anda dapat memilih jumlah baris + data dan sekaligus disisipkan. Secara default nilainya 2.
Pengabaian kotak centang akan memungkinkan Anda mengabaikan data yang dimasukkan di bawahnya. maksudnya, Ini tidak akan ditambahkan.

Anda dapat melihat catatan yang baru dimasukkan dengan klik tab Browse.

Penyisipan data tabel halaman phpMyAdmin
Anda dapat mengedit atau menghapus record dengan klik icon yang sesuai.
Untuk menyisipkan records lebih banyak, kembali ke tab Insert dan ulangi prosedurnya.

How to Backup a Database?

Setelah siap, Anda dapat membuat backup database melalui tab Export.
kelola database halaman phpMyAdmin
  1. Pilih tabel yang ingin di-export.
  2. Biarkan pilihan tombol “radio button” tetap pada opsi SQL.
  3. Biarkan tanda centang (checkbox) pada opsi Structure and Data.
  4. Pilih Save as file dan beri tanda centang (checkbox).
  5. Kemudian klik tombol Go.
Dengan cara ini Anda menyimpan file dump SQL beserta struktur database dan content di computer.
Jika database besar sangat banyak record, Server timeout value bisa terjadi.   Untuk kasus ini, Anda bisa export database dalam beberapa batches. Temukan detail di  MySQL Knowledge Base.

How to Restore a Database Backup?

Untuk restore database backup, lakukan berikut :
  1. Gunakan tab Import.

    import tabel database pada phpMyAdmin control panel
  2. Klik tombol Browse
  3. Pilih file backup database dari computer.
  4. Pilih charset file dari menu drop-down yang sesuai.
Jika file terlalu besar, Anda bisa terkendala timeout server MySQL, maka, Anda dapat menghentikan aksi impor, kemudian melanjutkan dengan menentukan jumlah query data import yang akan dilewati dari awal file. Dengan cara ini Anda melewatkan permintaan impor (imported query) dan melanjutkan dari titik interupsi.

Selain itu Anda dapat memilih modus SQL compatibility dari file yang diimpor. Anda dapat menemukan rincian lebih lanjut dalam dokumentasi Server SQL Modes


Artikel relevan: Cara Membuat Database Baru di phpMyAdmin



Source : http://www.siteground.com/tutorials/phpmyadmin/phpmyadmin_create_database.htm

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Jangan biarkan tamu blog yang ketik non-www pergi


Gunakan 301 redirect untuk memastikan orang - dan mesin pencari - mendapati URL standar website Anda. Dilusi URL website (halaman web sama ada diantara dua URL berbeda) menyebabkan Anda kehilangan pengunjung potensial dan tidak support ke peringkat web page di search engine

Menjaga SEO dan PageRank Google


Anda ingin mendesain ulang beberapa halaman website yang punya peringkat search engine tinggi tetapi tidak ingin kehilangan peringkat. Bagaimana cara yang aman untuk mengarahkan traffic pengunjung dari halaman website lama ke halaman baru tanpa harus kehilangan peringkat?  Solusinya 301 redirect.

Alamat URL sering dimulai dengan – www. Orang lebih sering mengetik, misalnya www.Example.com – daripada Example.com ke bar navigasi browser. Ketika mereka pikirkan website yang pertama terbayang – www. Webmaster (pengelola website) lebih sering ketik "www.Example.com" daripada "Example.com" untuk mendapatkan seseorang pergi ke situs yang tepat. Masalahnya bagaimana jika orang ketik "Example.com" tidak mendapatkan situs yang diinginkan.

Anda tentu tidak ingin kehilangan link ke website Anda yang tidak termasuk "www."   Padahal semua link eksternal (link dari situs lain ke situs Anda) sangat berharga – karena link tersebut memberitahu search engine bahwa website Anda penting bagi publik.

URL Canonical atau URL Standar

URL kanonik adalah URL standar untuk halaman website.

Banyak cara URL ditulis, maksudnya content halaman website yang sama bisa memiliki 2 (atau lebih) alamat URL. Kita bisa temukan URL www dan non-www mengarah pada halaman blog yang sama.

Halaman utama blog http://website-download.blogspot.com bisa ditemukan pada banyak c-TLD website-download.blogspot.id, website-download.blogspot.nl, website-download.blogspot.co.uk dan dalam banyak country-TLD lain (.ru, .de,.it, .in, .hk etc),  semuanya mengarah ke homepage blog asli.

Ini menjadi masalah besar, ketika Anda ingin meningkatkan visibilitas halaman web pada hasil pencarian. Salah satu faktor yang membuat peringkat web page lebih tinggi adalah jumlah dan kualitas website lain yang link ke blog Anda.

Jika halaman webpage bermanfaat dan banyak orang membuat link ke sana, tentu Anda tidak ingin mencairkan nilai link (menipiskan kekuatan link) tersebut dengan menyebar di dua URL atau lebih.
Banyak situs memiliki 2 URL seperti berikut :

www.website-download.blogspot.com         atau         website-download.blogspot.com

Kedua URL  mengarah ke HomePage atau halaman website yang sama. Ini masalah besar dari sudut pandang mesin pencari dan SEO.

website-download-blogspot-com-abouts-Page 
Silahkan test dengan membuka versi  www dan versi non-www pada website Anda!

Solusi terhadap dilusi URL website

  • Gunakan 301 redirect  untuk memastikan orang - dan mesin pencari - mendapati URL standar.
Apapun URLs yang dipilih (www atau non-www), pastikan blog Anda hidup hanya di lokasi itu, dan hanya pakai URL standar - disebut juga sebagai canonical URL.

Singkat kata, cara terbaik untuk visibilitas blog adalah dengan hanya menyisakan satu alamat web. Anda perlu membuat 301 redirect ke URL yang Anda pilih di antara www dn non-www.

website-download-com-aboutus-Page
Untuk memastikan versi www dan non-www membawa orang ke standar (kanonik) URL, maka metode yang direkomendasikan adalah 301 redirect permanen - memastikan orang yang tidak mengetikkan www bisa sampai ke versi www website Anda atau sebaliknya.

Mengapa 301 Redirect penting bagi SEO dan PageRank?

Halaman website sama bisa ada di dua URL berbeda (www dan non-www), sehingga orang bisa memilih. Dengan 301 redirect, Anda tidak akan kehilangan pengunjung potensial (yang tidak mengetikkan www).
Metode 301 redirect atau "Moved Permanently" redirect memastikan bahwa content website hidup hanya dalam satu tempat sehingga setiap teknik optimasi mesin pencari (SEO) yang digunakan tidak akan ter-dilusi (dengan mengarahkan mesin pencari - dan orang-orang - ke dua tempat berbeda)

Link eksternal sangat berharga karena akan memberitahu search engine bahwa blog Anda penting bagi publik. Dengan link eksternal membelah (ada diantara dua URL berbeda, namun menuju ke halaman yang sama) pasti menipiskan kekuatan link eksternal dalam membantu menaikkan peringkat halaman website.

Bagaimana membuat 301 Redirect?

Hubungi perusahaan web hosting (registrar) Anda untuk membuat 301 redirect dan minta bantuan untuk setting 301 Redirect.
Bagi user blog platform Blogger, silahkan kunjungi SEO : Customize Search Preferences by 303 Redirect
Atau klik gambar ini
seo-search-preferences blog blogger



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Setting G-Zip encoding untuk speed load dan SEO blog


Saat membuka halaman website (blog),  sebenarnya Anda meminta browser (e.g. Google Chrome / Firefox) untuk menampilkan file /index.html (secara default merupakan heavy file). Sebelum menampilkannya, browser terlebih dahulu request file /index.html ke web server website Anda agar mengirim file /index.html tersebut.

Terkait setting G-Zip Encoding untuk mempercepat loading laman web dan untuk memperbaiki SEO (Search Engine Optimization), kerjasama Server dan Browser punya rumus simpel, yaitu :

Smaller file = faster download = happy user.

KIta dapat mengatur setting web server dengan mengubah heavy file /index.html yang size terlalu besar dengan mengubahnya ke file ZIP. Jika web server bisa mengirim file zip. Ke browser (index.html.zip), MAKA akan menghemat bandwidth dan waktu download. Browser bisa lakukan download file zip, mengekstrak, lalu  menunjukkan ke user browser dan memuat webpage tersebut lebih cepat.

Percakapan antara Browser dengan Web Server saat request file /index.html yang dikompresss (diubah ke file ZIP) kurang lebihnya seperti terlihat di bawah ini :

skema HTTP-request-response-compressed file index

  1. BROWSER : Hei! Bisakah saya dapatkan /index.html?  Saya ingin versi compres jika Anda bisa lakukan.
  2. SERVER : Coba saya lihat.  Yup! Ini dia. Anda ingin compressed version? Ini dia, keren!.
  3. SERVER : Saya telah temukan /index.html, dan kini saya jadikan file zip dan kirimkan ke Anda.
  4. BROWSER : Great! Bagus! Ukuran file zip menjadi hanya 10KB. Saya akan unzip dan menunjukkannya ke pengguna saya.

Bagaimana Cara Setting G-Zip Encoding?

Kita sebagai User tidak dapat mengkontrol Browser, namu user dapat mengkonfigurasi Web Server terkait dengan content file ZIP, sehingga browser bisa mengatasi speed loading, menghemat bandwidth untuk semua orang HINGGA blog kita memberikan ke user rasa senang dan good user experience.

Jika menggunakan Web Server IIS, Anda perlu mengaktifkan kompresi dalam pengaturan.

  • Pengguna Web Server Apache memungkinkan kompresi output cukup mudah. Tambahkan baris berikut ke file  .htaccess dalam web server Anda :

    # compress text, html, javascript, css, xml:
    AddOutputFilterByType DEFLATE text/plain
    AddOutputFilterByType DEFLATE text/html
    AddOutputFilterByType DEFLATE text/xml
    AddOutputFilterByType DEFLATE text/css
    AddOutputFilterByType DEFLATE application/xml
    AddOutputFilterByType DEFLATE application/xhtml+xml
    AddOutputFilterByType DEFLATE application/rss+xml
    AddOutputFilterByType DEFLATE application/javascript
    AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-javascript

    # Or, compress certain file types by extension:
    <files *.html>
    SetOutputFilter DEFLATE
    </files>

Web Server Apache memiliki 2 opsi metode kompresi HTTP :

  • mod_deflate, opsi set up standard yang lebih mudah.
  • mod_gzip, opsi lebih powerful: Anda dapat melakukan pre-compress content.

Dibandingkan dengan mod_deflate, mod_gzip memberikan rasio kompresi HTTP yang lebih besar. Artinya mod_gzip lebih baik daripada mod_deflate.

Mod_gzip secara otomatis bekerja pada server apache.  Mod_gzip menghemat bandwidth dengan cara mengkompresi bodi respon HTTP sebelum dikirimkan ke BROWSER. Rata-rata browser modern bisa membaca respon yang terkompresi. Perbandingan jumlah request teks (HTML, txt, js, css) dan gambar (gif, jpg, swf) untuk sebuah situs tipikal adalah 1:1 hingga 1:3, dan gzip dapat mengkompresi teks hingga 50%-80%. Maka pengiritan trafik outgoing web yang diperoleh rata-rata bisa berkisar antara 10%–35%. Dan total penghematan bandwidth yang diperoleh antara 4%–15%.

Agar deflate (perampingan) heavy file /index.html berlangsung cepat dan bekerja, gunakan opsi mod_gzip. Apache juga memeriksa apakah browser mengirimkan "Accept-encoding" header dan mengembalikan versi kompresi ataupun versi reguler dari file. 

Bagaimana jika kita tidak dapat mengubah (memodifikasi) file .htaccess?

Jika Anda tidak dapat mengubah file htaccess., Anda dapat menggunakan PHP. Gunakan PHP untuk mengembalikan compressed content. Berikan file HTML dengan .php extension, dengan menambahkan kode berikut ini di bagian atas file HTML Anda :

<?php if (substr_count($_SERVER['HTTP_ACCEPT_ENCODING'], 'gzip')) ob_start("ob_gzhandler"); else ob_start(); ?>

Syarat-syarat untuk dapat menggunakan metode kompresi HTTP di atas adalah browser dan server harus mendukung. Khusus untuk mod_gzip, PHP yang digunakan harus versi 4.0.6 hingga terbaru. Untuk dapat mengetahui versi PHP pada server yang kita gunakan, buat sebuah file php (contoh: info.php), kemudian ketikkan kode berikut:

<?php
phpinfo ();
?>

Kemudian simpan dan uploadlah file tersebut ke root direktori wordpress. Kemudian buka file tersebut melalui browser yang kita gunakan. Contoh: http://nama-domain.com/info.php  Disini akan terlihat informasi lengkap PHP yang ada di server. Kita bisa mencari fitur-fitur yang terintegrasi di dalamnya.

Verify Your Compression

Setelah melakukan konfigurasi web server, silahkan periksa untuk memastikan ada compressed content.

  • Online : GUNAKAN online gzip test untuk memeriksa apakah halaman web Anda telah compressed.
  • Pada browser : GUNAKAN Web Developer Toolbar >> Information >>  View Document Size UNTUK melihat apakah halaman web Anda telah compressed.
  • View the headers : GUNAKAN Live HTTP Headers UNTUK memeriksa response. Carilah baris yang berisi frase  "Content-encoding: gzip".

Hasilnya sangat mengagumkan! Misalnya, ukuran (size) instacalc homepage dapat menyusut ukurannya dari 36kb ke 10kb, atau penyusutan ukuran sampai 75%.

Try Some Examples

Untuk dicoba, bukalah downloadable example:

  • index.html - No explicit compression (pada server ini digunakan compression by default ).
  • index.htm - Explicitly compressed with Apache. File .htaccess menggunakan .htm sebagai rule
  • index.php - Explicitly compressed using the PHP header

Jangan ragu untuk men-download contoh-contoh file di atas. Tempatkan mereka pada server Anda dan tweak pengaturan.

PERINGATAN

HTTP Compression tidak selalu bekerja baik dan menyenangkan karena masalah ini :

  • Older browsers sering ada trouble terkait dengan compressed content.
  • Already-compressed content : Image, musik dan video telah compressed. Jangan buang-buang waktu mengkompres lagi. Anda hanya perlu kompres untuk “the big 3" (HTML, CSS and Javascript).
  • CPU-load
    Mengkompres content on-the-fly menggunakan waktu CPU dan menghemat bandwidth. Biasanya ini adalah tradeoff yang besar mengingat kecepatan kompresi. Ada cara untuk pra-kompres content statis dan mengirimkan versi terkompresi. Hal ini memerlukan konfigurasi lebih. Menggunakan siklus CPU untuk pengalaman user yang lebih cepat adalah layak, mengingat rentang perhatian yang pendek di web.

Mengaktifkan kompresi adalah salah satu cara tercepat untuk meningkatkan kinerja situs Anda. Lakukan dan biarkan pengguna Anda menikmati manfaat sebagai user-experience yang baik.

Related Post : Mengatur G-Zip Encoding untuk percepat Speed Loading

Source :   How To Optimize Your Site With GZIP Compression


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mengatur G-Zip Encoding untuk Speed Loading



Sebenarnya mirip dengan file zip pada Personal Computer yang dikompres untuk mengurangi ukuran total selama transfer file secara online, maka demikian juga dengan heavy files di website atau blog Anda dapat diubah menjadi file zip dengan sesuatu yang disebut Kompresi G-Zip (G-Zip Compression). Tujuannya untuk menghemat bandwidth dari server Anda, mengurangi waktu download dan terutama untuk mengurangi loading halaman web. Harus dilakukan konfigurasi web server Anda sehingga mampu mengembalikan content zip.

Compression sebenarnya simple saja, namun merupakan cara efektif menghemat bandwidth dan meningkatkan speed loading website atau blog Anda. Search engine Google and Yahoo yang pasti menggunakan gzip compression.

Kecepatan loading halaman web (webpage) adalah bagian paling penting dari kegunaan website atau blog dan juga penting untuk kepentingan SEO. Google menganggap kecepatan loading halaman web menjadi salah satu dari 200 faktor peringkat yang mempengaruhi posisi website dalam hasil pencarian organik dan dikenal untuk memperkaya pengalaman pengguna (enrich user-experience). Dengan adanya berbagai situs lain dalam niche Anda, maka kompetisi untuk mendapatkan lalu lintas pengunjung dan membuat orang terkesan dengan kegunaan yang kaya (rich usability) menjadi lebih penting setiap hari. Jika website Anda tidak muncul dengan cepat kemungkinan Anda pun akan kehilangan pengunjung situs ke pesaing Anda dalam hitungan detik.

Proses penampilan halaman website di Browser

Saya ingin menjelaskan content pengkodean apa ketika Anda mengajukan sebuah request file seperti http://www.yahoo.com/index.html, maka browser Anda akan “bicara” ke web server. Dan percakapan yang terjadi kurang lebihnya berjalan seperti ini dibawah ini :

HTTP-request-response-normal
  1. BROWSER :  “Hei!!!  Beri saya  /index.html
  2. SERVER : OK, saya akan lihat apakah  /index.html ada ...
  3. SERVER :  Ya saya menemukannya!  Berikut ini response code (200 OK) Anda dan saya kirim file tersebut (/index.html).
  4. BROWSER : Size 100KB? Oooh ... tunggu, tunggu...!!  OK, akan loaded.
Tentu saja, secara faktual protokolnya jauh lebih formal (silahkan monitor saja dengan Live HTTP Headers jika mau). Tetapi yang jelas, setelah WEB SERVER bekerja, Anda akan mendapatkan file /index.html.

So what's the problem?

Well, sistem bekerja baik. Masalahnya apa? Masalahnya sistem tidak bekerja efisien. File /index.html. yang berukuran 100KB adalah jumlah teks yang banyak, dan membebani HTML secara berlebihan.

Setiap tag <html>, <table> dan tag <div>  memiliki tag penutup yang hampir sama. Kata-kata yang diulang pada seluruh dokumen. menjadikan HTML (dan juga XML) menjadi tidak ramping.
Apa solusinya jika file yang di-request oleh browser terlalu besar dan tidak ramping? Ubah ke file ZIP.

Jika kita bisa mengirim file zip. Ke browser (index.html.zip) bukan index.html yang ASLI, MAKA kita akan menghemat bandwidth dan waktu download. Perlu Anda tahu.  Browser bisa men-download file zip, ekstrak, dan kemudian menunjukkan kepada pengguna dan dimuat dengan lebih cepat.

Percakapan Browser dan Server kurang lebihnya seperti terlihat di bawah ini :
 
HTTP-request-response-compressed file
  1. BROWSER : Hei! Bisakah saya dapatkan /index.html?  Saya ingin versi compres jika Anda bisa lakukan.
  2. SERVER : Coba saya lihat.  Yup! Ini dia. Anda ingin compressed version? Ini dia, keren!.
  3. SERVER : Saya telah temukan /index.html, dan kini saya jadikan file zip dan kirimkan ke Anda.
  4. BROWSER : Great! Bagus! Ukuran file zip menjadi hanya 10KB. Saya akan unzip dan menunjukkannya ke pengguna saya.

Rumusnya sederhana  ==========>>  Smaller file = faster download = happy user.
 
Ilustrasi perbandingan penggunaan file compressed G-Zip dan file zip uncompressed seperti dibawah ini : 
 
ilustrasi compressed gzip
 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Setting Control Panel - Bagian 2


Introduction to Hosting
Di bagian 1 saya post tentang section 1 “Introduction to Hosting” dan “How Website works” dan di bagian 2 ini kita melanjutkan paparan section 1 tersebut. Jika sebelumnya sudah melakukan pengaturan (setup) cPanel, maka ketika membuka cPanel akan muncul jendela opsi untuk menjalankan “Getting Started New” seperti gambar disamping. Jika baru pertamakali mengakses cPanel, Anda akan dibawa ke halaman “Getting Started Wizard.”
Getting Started Wizard_cPanel website Design
  • Selamat datang di account web hosting untuk domainanda.com (bajuditoko.com). Software ini memungkinkan untuk mengelola berbagai aspek dari situs Anda, termasuk file, security, email, aplikasi web dan banyak lagi. “Getting Started Wizard” akan memperkenalkan beberapa konsep di balik web hosting dan memungkinkan Anda mengkonfigurasi beberapa setting dasar sehingga dapat mulai membawa pengunjung website. Setiap saat, Anda bisa menggunakan Jump Menu (seperti dibawah ini) untuk langsung beralih ke bagian berikutnya.

What is the Getting Started Wizard?

Getting Started Wizard dapat membantu Anda mempelajari lebih lanjut tentang web hosting. Hal ini juga dapat membantu Anda mengatur fitur di cPanel.

Getting files to your site

Agar pengunjung dapat mengunjungi website, Anda perlu menambahkan file-file ke website. Anda dapat menambahkan file-file tersebut melalui File Manager dan Disk Web.

The File Manager

File Manager memungkinkan Anda melihat isi file website berupa kode HTML, script dan kode lain, men-download dan upload atau mengedit isi file tersebut. Anda dapat mengaksesnya pada halaman interface utama melalui area File Manager. Anda bisa mengaksesnya di halaman interface utama dengan meng-klik iconicon File Manager Control Panel

Web Disk

Jika Anda perlu memindahkan banyak file pada satu waktu, atau Anda sering membuat perubahan pada website, untuk itu Anda bisa setup Web Disk untuk memudahkan mengakses website Anda. Dengan Web Disk memungkinkan menambahkan link ke computer lokal, pergi ke file website. Artinya, Anda bisa melihat file tersebut di website seperti juga Anda bisa melihat file di computer lokal di rumah. Dengan klik Next Step akan memungkinkan Anda untuk membuat dan mengatur (setup) Web Disk.

FTP Accounts

Anda bisa menggunakan FTP untuk upload file ke website atau download file di website Anda. Untuk melakukannya, Anda  perlu bikin  account FTP dan melakukan ini di area FTP Account yang di-LINK-kan ke homepage (halaman utama) interface ini. Selanjutnya, Anda perlu men-download FTP Client yang bekerja dengan Sistem Operasi Anda agar dapat terhubung ke account tersebut.
“Next Step”

Web Disk Accounts                   

Web Disk memudahkan Anda melakukan drag dan drop file ke account hosting. Setelah Web Disk dikonfigurasi pada computer lokal, maka Anda bisa drag dan drop file, edit file, atau melihat informasi file, sebagaimana  Anda bisa melihatnya pada komputer lokal di rumah.
Subdomain Web Disk sifatnya relatif terhadap Home Direktory account Anda. Icon icon HOME pada cPanelmenandakan Home Direktory Anda adalah / home / bajudito.

Your Main Web Disk Account

Account ini menyediakan akses ke seluruh web hosting account Anda. Silahkan klik "Access Web Disk" untuk setup (pengaturan) Web Disk di computer.

Setup Web Disk Account klik Access Web Disk                              Skip This Step to New Email Account Setup

New Email Account Setup

What is an email account?

Account email memungkinkan Anda untuk mengirim dan menerima pesan elektronik. Setiap account email memiliki login tertentu (user@example.com) dan password. Setiap akun juga memiliki kuota yang membatasi berapa banyak ruang disk dari account tersebut dapat digunakan.
Note :
Pastikan untuk mengaktifkan (enable) otentikasi SMTP di email client Anda, atau jika Anda lupa, mungkin Anda tidak dapat mengirim email.

Adding email accounts

Untuk menambahkan account email, Anda perlu memberikan nama login di field 1 (kolom “name”) Email, password dalam field 2 (kolom “Password”), dan kuota.
Login name :
Harap dicatat bahwa Anda dapat menambahkan satu account email untuk subdomain, parked domain atau domain addon pada account Anda dengan memilih domain tersebut dari drop-down list.
Password :
Kami rekomendasikan penggunaan password yang kuat untuk semua account email, untuk mencegah user berbahaya dari mencuri akses ke account. cPanel dapat membantu dengan menghasilkan password yang kuat untuk Anda - cukup meng-klik Password Generator.
Kuota :
Pengaturan kuota merupakan ide yang baik, karena semua email membutuhkan space, terutama email dengan lampiran. Space ini akan diperhitungkan terhadap kuota disk space secara keseluruhan.
Setelah Anda memberikan semua informasi yang diperluakan, klik Create.  Anda harus membuat account email di domain Anda agar bisa menerima email dari klien (pengunjung). Anda juga bisa menggunakan fungsi Akun Email di halaman utama interface untuk menambahkan account email tambahan nantinya.
create account email control panel
Penggunaan password kuat sangat penting dalam web hosting. Web server biasanya lebih powerful dan punya akses ke bandwidth lebih besar daripada Personal Computer. Ini yang membuat mereka menjadi target utama para password crackers.
setting email account di cPanel
Sangat disarankan memanfaatkan Built-in Password Generator untuk membuat password.


Related Post :
Bagaimana Setting cPanel untuk Pertamakali? Bag. 1
Bagaimana Setting cPanel untuk Pertamakali? Bag. 3
Bagaimana Setting cPanel untuk Pertamakali? Bag. 4
Pengalaman pertama Sewa Hosting dan Domain Name

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS