Powered by Blogger.
RSS

Perbandingan CMS Webstore VS CMS Blog - CMS Portal

 

Kita tahu penggunaan software CMS untuk membuat bermacam website ada yang berbayar dan gratis – Free Open Source. Selain itu CMS juga mengizinkan pengelola situs (meski tanpa pengetahuan dasar HTML) untuk membuat, mengubah, dan menghapus content website - tanpa perlu kualifikasi Webmaster. Kemudahan ini sangat membantu siapapun dalam mengembangkan website.

Mungkin Anda sudah lihat atau bahkan membuat CMS Blog, CMS Portal atau CMS Toko Online. Barangkali Anda sudah membuat toko online dengan Bloggerstore, atau WordPress yang ditambahi plugin WP-Commerce atau menggunakan CMS Joomla yang ditambahi komponen VirtualMart. 

Pilihan mana yang terbaik untuk berjualan online?

Wordpress

Wordpress dibuat dengan CMS yang dikhususkan untuk membuat blog (website pribadi). WP sangat baik untuk publikasi apapun melalui blog, tapi jika dipakai untuk toko online akan kurang optimal. 

Mengapa?

Wordpress hanya memenuhi fitur publikasi saja, sementara fitur-fitur lain seperti Shopping Cart, online shopping, online Banking, Checkout dan lainnya tidak ada. Memang bisa ditambahkan plugin (aplikasi tambahan) seperti WP-Commerce. Namun tidak akan optimal karena plugin tersebut tidak dikembangkan secara bersama-sama dengan WordPress sebagai satu kesatuan yang terintegrasi.

Note :
Begitu pula dengan CMS blog lainnya seperti Blogger, Nucleus dan lainnya

Joomla

Joomla dibuat dengan CMS yang dikhususkan untuk membuat website portal, sama seperti Mambo dan Drupal. Joomla sangat cocok untuk membuat dan mengelola website berita skala kecil hingga besar. Fitur-fiturnya memudahkan pengelola mengelola berbagai macam artikel dan berita yang dipublikasikan oleh perseorangan maupun secara kolaboratif seperti fitur User Group Management.

TETAPI Joomla tidak cocok untuk toko online karena tidak dilengkapi dengan fitur seperti : Shopping Cart, Checkout, Shipping Management, Price Management, Payment, etc.   Meskipun ada tambahan komponen khusus untuk Joomla yaitu Virtual Mart, sama seperti WordPress, toko online tidak akan berjalan optimal.

Pilihan terbaik adalah memilih CMS yang dikhususkan untuk membuat toko online.

CMS e-Commerce

Toko online Webstore merupakan salah satu yang utama dalam penggunaan internet dengan masuknya banyak pemain baru bisnis online atau perusahaan yang ekspansi ke internet marketing. Webstore menjadi kendaraan besar untuk membuat uang ekstra untuk company Anda karena keunggulannya  buka 24 jam sehari 7 hari seminggu dan target pasar sangat luas (global).

Toko online adalah solusi bisnis smart dan dipercaya di mana produk dan jasa dapat dijual dan dibeli sambil duduk di kenyamanan kamar Anda. Banyak CMS khusus untuk membuat toko online. Diantaranya :

Magento

CMS Magento fiturnya lengkap, tetapi tidak menjadi pilihan ideal karena, meskipun lisensinya berbayar, tetapi “requirement” agak berat. Seperti dibutuhkan space Harddisk relatif besar, jumlah memori yang dipakai besar, kebutuhan memori CPU saat running pada CMS Magento juga besar, semuanya diatas rata-rata CMS e-Commerce lainnya.

Akibatnya cost operasional relatif mahal. Tentu tidak cocok bagi pemilik modal kecil.  Meski ada tawaran CMS Magento yang FREE, tetapi software CMS-nya juga sangat rumit dan butuh banyak waktu untuk memahaminya. Ini tidak cocok bagi level PEMULA.  Setidaknya Anda harus tahu tentang : Server, Software dan bahasa pemrograman. (background IT atau web developer profesional).

osCommerce

CMS  ini Free Open Source dan sudah mendukung fitur SEF URL sehingga menjadikannya SEO Friendly.  Kelemahan utamanya adalah tampilan tidak mudah dikonfigurasi karena Anda harus mengganti beberapa file asli dengan file hasil modifikasi Anda sendiri (Core Modification).  Selain itu masih versi Alpha (versi 3.0 Alpha 5). Artinya belum stabil untuk menjadikannya toko online dan untuk jualan online di server produksi.

Bayangkan saja tahapan yang harus ditempuh :

Alpha > Beta > Release Candidate > Final

ZenCart

Karakteristiknya mirip CMS osCommerce karena memang dikembangkan oleh osCommerce  tahun 2003. Meski fitur jauh lebih baik dbanding osCommerce, tapi justru belum mendukung fitur SEF URL, sehingga menjadikannya tidak SEO Friendly. Padahal SEO sangat penting sekali bagi publikasi toko online.  Bagi pemula juga tidak dianjurkan karena tampilan user interface dan fitur-fitur lainnya cukup rumit (complex).

PRESTASHOP

Software CMS-nya “ringan,” baik untuk template premium yang berbayar maupun yang gratis (aslinya CMS Prestashop Free Open Source) sehingga tidak kesulitan jika memasangnya pada Share Hosting (Anda disyaratkan memiliki domain name dan web hosting sendiri).

Sebagai CMS e-Commerce dari Perancis – kiblatnya dunia mode – maka dari segi estetika, tampilan sangat menonjol daya tariknya. Terlihat lebih menarik dan mudah dikembangkan lebih lanjut sesuai dengan keinginan. Fitur-fiturnya begitu lengkap, mudah dimengerti dan dioperasionalkan oleh user pemula.

Desain tampilan juga relatif mudah dimodifikasi dengan aman dan fleksibel (gunakan Smarty Template). Anda bisa lakukan sendiri meski background Anda bukan IT atau web developer. Learning by “try and error”

Penginstallan melalui homepage cPanel dengan klik Softiculous dan klik logo Prestashop. Lalu mengisi form dan klik Finish. SELESAI. tidak sampai 10 menit.

Sebagai penutup boleh jadi testimony dari http://www.prestashop.com/forums/forum/85-bahasa-indonesia/  ini berguna bagi Anda:

image


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment