Situs e-Commerce memungkinkan menjual produk langsung ke publik secara online. Segmen pasarnya adalah konsumen yang mencari informasi dengan mengandalkan penelusuran search engine untuk membantu memilih produk apa yang dibeli dan siapa penjualnya. Pemain besarnya e-Bay, Zappos, dan Amazon. Bisnis kecil bisa terjun ke bisnis e-Commerce dengan membuat toko online.
Memilih Nama Domain
Membuat situs apapun yang pertama dipikirkan Nama Domain. Pilih nama yang terkait langsung dengan produk yang ditawarkan. Atau
Pikirkan secara mendalam kata-kunci apa yang akan dituliskan pelanggan pada mesin pencari ketika mereka membutuhkan informasi produk Anda.
Nama domain dan layanan Hosting gratis jika menggunakan platform blogspot. Namun jika Toko Online ingin terkesan profesional sebaiknya menyewa layanan Hosting dengan kisaran harga Rp 100.000/tahun. Contoh hosting lokal pandanaran.com Rp. 95.000 dan Hosting luar negeri http://godaddy.com.
Siapkan beberapa alternatif nama untuk antisipasi jika nama yang paling Anda inginkan sudah dipakai orang lain. Paling bagus pilih 1 kata atau boleh 2 kata dan jika sangat terpaksa bisa 3 kata. Misal :
boneka.com atau bonekacantik.com atau pilihan terpaksa bonekacantikindia.com
Nama sebaiknya MUDAH DIINGAT dan MUDAH DIEJA. Jika lebih dari 1 kata sebaiknya gunakan garis hubung “-” atau spasi atau “.” (tanda titik) atau kombinasi diantara ketiganya. JANGAN GUNAKAN garis bawah “_” atau underscore, karena search engine tidak akan mengindeks text dengan tanda tersebut.
Untuk ekstensi, pilih .com (dot com) lebih terkesan profesional. Pilihan lainnya .net (dot net), .org (dot org), .info (dot info) dan .biz (dot biz)
Menyewa Layanan Hosting
Selanjutnya menyewa Hosting yang menyediakan Bandwidth dan Disk Space. Semua content website disimpan di server Host.
Disk Space adalah ‘size’ atau daya tampung website. Misalnya size blog 1MB, berarti memungkinkan Upload gambar (ukuran 100kb) sebanyak 10 gambar, size lain 100MB, 1GB et cetera.
Bandwidth adalah jumlah data pada server yang bisa dikirimkan dalam sebulan. Ketika visitor membuka blog, berarti server Anda mengirim data blog ke visitor. Artinya, semakin banyak visitor, maka quota Bandwidth semakin berkurang. Jika quota habis, website tidak bisa diakses.
Biaya sewa Hosting tergantung kapasitas Bandwidth dan Disk Space. Idealnya kapasitas bandwidth tidak terbatas.
Layanan Hosting Profesional
Persyaratan yang perlu dipertimbangkan :
1. Support yang bisa dihubungi kapan saja 24 jam sehari via telepon, email atau chatting.
2. Fasilitas Backup untuk mengantisipasi data hilang sehingga bisa dipulihkan dalam sekejap.
3. Jaminan Uptime sehingga website tetap online apapun yang terjadi. Hosting profesional memiliki
sejumlah lokasi server cadangan.
sejumlah lokasi server cadangan.
4. Layanan Blog
5. Skalabilitas. Misal, membeli paket murah harus ada layanan Upgrade dan biaya tidak mencekik.
6. Adanya aturan tertulis prosedur pengalihan domain ke Web Hosting lain (agar tidak dipersulit).






0 comments:
Post a Comment