Flash itu baik ataukah buruk?
Penambahan flash pada halaman website atau blog tentu sangat menarik perhatian mata pengunjung. Asal tidak berlebihan maka tidak akan menjadi masalah, meskipun Googlebot atau robot search engine lain tidak akan mengindeks script Flash.
Isu kritisnya adalah masalah penempatan. Pada prinsipnya Flash bisa diletakkan dimana saja untuk meningkatkan daya tarik. Tetapi jika tidak memperhatikan layout akan mengganggu keserasian atau keindahan. Jika terlalu banyak atau ukurannya terlalu besar juga akan membebani Load Page. Pemuatan halaman website menjadi lambat. Dampaknya pengunjung pergi serta berpengaruh negatif pada PageRank Google atau search engine lain.
Bagaimana Cara Menggunakan File .swf atau Flash dalam Blog?
Anda hanya perlu mengedit text yang berwarna merah untuk mengatur ukuran sesuai dengan yang Anda inginkan dan ganti saja URL untuk “src” dengan URL address penyimpanan file tipe .swf milik Anda. Script tersebut bisa Anda letakkan pada Edit HTML blog platform blogspot (blogger.com) atau bisa juga di tambahkan pada element halaman atau widget di sidebar.
Contoh 1
Contoh 2
Snippet flash diatas pada dasarnya sama dengan contoh 1. Bedaannya, URL sesudah “src=”semula : http//content.yieldmanager.edgesuite.net/atoms/da/2d/73/98/da2d73982421113b5a3fa6098476754d.swf” diganti dengan file (url) FLASH lain src=”http//sites.google.com/site/apabaegroup/f/banner.swf.” Dan untuk melihat hasil tampilan flash, silahkan coba sendiri.
Variasi lain dari contoh diatas adalah dengan disisipkan bgcolor=’green’ untuk menghasilkan tayangan Flash yang sama dengan background hijau. Potongan kodenya seperti ini :
Hasil tampilan Flash dengan background warna hijau seperti gambar dibawah ini (tulisan di dalamnya bergerak dinamis).






0 comments:
Post a Comment